Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

SBY Tegaskan Belum Putuskan Kabinet
Sabtu, 02 Oktober 2004 | 17:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai sidang doktoral di IPB menegaskan beberapa orang yang hadir dalam sidang doktoralnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan bursa calon menteri.

"Yang hadir hari ini tidak ada urusannya sama sekali dengan bursa calon menteri. Saya masih menunggu dengan sabar keputusan KPU (5/10) mendatang," kata SBY menanggapi banyaknya tokoh-tokoh yang hadir dalam sidang ujian doktoral hari ini Sabtu (2/10).

Beberapa tokoh yang hadir diantaranya Rizal Ramli, Surya Paloh, Gus Wahid, Surapto, Muhammad Ma'ruf, Sudi Silalahi, Denny JA Kaliang, Andi Mallarangeng, Todung Mulya Lubis, H.S Dillon, Fahmi Idris dan Qodari dari LSI. Sedangkan dari kabinet Megawati tampak hadir Mendiknas Malik Fadjar dan Menteri Kelautan dan Perikanan Rochmin Dahuri.

"Setelah tanggal (5/10) dari situlah baru saya mengatakan struktur kabinet, desain pemerintahan, program 100 hari, agenda, prioritas termasuk siapa-siapa yang tepat untuk mengawaki kabinet nanti,"ucap SBY.

SBY juga menegaskan dalam pemilihan menteri akan berbeda dengan rezim masa lalu. Ia akan sangat cermat dalam menetapkan kriteria serta memilih yang paling baik dan memenuhi syarat. "Yang baik dan potensial banyak, tapi harus dipilih yang paling tepat," tandas SBY.

SBY menambahkan nantinya penetapan kabinetnya akan berbeda dengan kelaziman masa lalu, di mana saat itu para menteri tinggal menyatakan kesediaannya ketika ditelepon presiden. "Biasanya mereka langsung menyatakan kesediaannya," tegas SBY disambut tawa para wartawan

SBY menjelaskan dalam menentukan calon bisa saja lebih dari satu. "Akan saya ajak dialog dan dibuat kontrak 5 tahun harus bekerja apa serta mencapai sasaran apa kemudian ditanyai kesanggupannya dan bagaimana mencapainya. Dengan demikian semua dapat dipertanggungjawabkan. Itulah yang disebut contract of accountability,"jelas SBY. Sehingga semuanya bertanggung jawab. Namun itu, tambah SBY, tinggal tunggu tanggal mainnya.

M. Fasabeni - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

SBY Raih Gelar Doktor
Ginandjar Minta 2 Kursi Wakil Ketua MPR Diisi DPD
Rizal Ramli : SBY Punya Visi Kerakyatan
SBY Lakukan Ujian Raih Gelar Doktor
Koalisi Kebangsaan Ajukan Soetjipto Sebagai Calon Ketua MPR
Gus Dur Ancam Keluar Dari PKB
Ketua PDIP Jateng Desak DPP Beri Sanksi Kwik Kian Gie
Yudhoyono Kembali Buka Rumahnya
Anggota DPRD Divonis Empat Bulan
Keluarnya PPP dari Koalisi Kebangsaan Disambut Gembira
> selengkapnya...


Referensi

Jadwal Pemilu Presiden Putaran Kedua
Jadwal Pemilu 2004 untuk Presiden dan Wakil Presiden
Jadual Pemilu 2004 untuk DPD, DPR dan DPRD
Profil Megawati Soekarnoputri
Profil Susilo B. Yudhoyono
Profil Jusuf Kalla
Keputusan KPU tentang Kampanye Pemilu Presiden dan Wakil Presiden
PP RI No. 9 Tahun 2004 Tentang Kampanye Pemilihan Umum Oleh Pejabat Negara
PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”
> selengkapnya...

Website

Panitia Pengawas Pemilu
KPU
Pro SBY
Mega For President
Megawati-Hasyim Muzadi
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [6]


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data