Polri Diminta Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Bantuan Bank Dunia

Selasa, 05 Oktober 2004 | 17:19 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Koalisi Masyarakat Penggerak Good Governance (KOMPAGG) meminta Mabes Polri segera menindaklanjuti kasus dugaan korupsi bantuan Bank Dunia (World Bank) dalam bentuk proyek pengadaan buku di Departemen Pendidikan Nasional.

"Kami minta kepekaan aparat penegak hukum karena ini menyangkut nama baik bangsa," kata T.M. Mangunsong, Ketua Umum KOMPAGG di Jakarta, Selasa (5/10).

Kasus dugaan korupsi ini mencuat setelah Komite Sanksi Bank Dunia pada Selasa (28/9) lalu mengeluarkan daftar hitam yang berisi 10 nama individu dan 26 perusahaan yang dianggap melakukan korupsi dalam pelaksaanaan proyek yang dibiayai Bank Dunia.

Rilis daftar hitam tersebut sebagai tindak lanjut dari penyidikan dari Bank Dunia yang ditangani oleh Departemen of Institutional Integrity/INT). "Kami memiliki data-data dari INT dalam penelitian tersebut melibatkan banyak pihak," tandas Mangunsong.

Menurutnya, tindak lanjut dari Mabes Polri ini dilakukan agar permasalahannya menjadi jelas apakah benar para tersangka tersebut melakukan penyelewengan atau tidak. "Jika benar maka kami minta diusut tuntas dan jika tidak maka perlu ada pemulihan nama baik mereka," ucapnya.

Muhamad Fasabeni - Tempo

Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :