Untuk 100 Hari, Presiden Akan Lakukan Syok Terapi
Jum'at, 22 Oktober 2004 | 18:53 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berjanji akan melakukan langkah atau kebijakan yang mengejutkan. Upaya ini dilakukan sebagai syok terapi untuk menegaskan kepada publik bahwa pemerintahan yang dipimpinnya mampu memenuhi harapan masyarakat. Kebijakan itu seperti pengajuan berbagai kasus-kasus besar ke pengadilan. Penegasan Presiden Yudhoyono diungkapkan dalam rapat kabinet, di Istana, Jakarta, Jumat (22/10).
Rapat yang diikuti seluruh anggota Kabinet Indonesia Bersatu dimulai pada 09.30 Wib dan berakhir 11.30 Wib. Usai sidang, Sekertaris Kabinet Sudi Silalahi dan Menteri Komunikasi dan Informasi Sofyan Djalil memberikan keterangan pers. Menurut Sofyan, presiden banyak menjelaskan berbagai hal mengenai komitmen, harapan, dan berbagai dasar kebijakan yang akan dijalankannya selama lima tahun kedepan. "Jadi hari ini, sidang kabinet yang pertama sifatnya lebih breafing,? katanya.
Sudi menjelaskan ada beberapa agenda sidang kabinet. Pertama, presiden memberikan beberapa pengarahan mengenai tantangan dan agenda utama selama tahun 2004-2009, aturan main dan kode etik serta program 100 hari kabinetnya. Menurut presiden, harapan yang sangat tinggi dari masyarakat terhadap kabinet ini merupakan tantangan yang harus dijawab. "Tidak dihindari tapi ditunjukkan dengan bukti," kata Sofyan, mengutip ucapan Yudhoyono. Sedangkan agenda utama pemerintahannya adalah bagaimana mencapai kedamaian, keadilan, demokrasi dan kesejahteraan dilakukan melalui pendekatan ekonomi dan sektor lainnya.
Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Sofyan, ada berbagai indikator yang dapat dijadikan ukurannya. Penyelesaian konflik di Aceh dan Papua serta mengakhiri konflik komunal dan terorisme serta kejahatan trans nasional.
Sedangkan indikator keadilan adalah dihilangkannya diskriminasi penegakan hukum, pemberantasan KKN dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Indikator demokrasi adalah memberi ruang partisipasi politik dan meningkatkan peran masyarakat serta mencipatakan lingkungan politik yang stabil. Indikator di bidang kesejahteraan adalah meningkatkan terus pertumbuhan ekonomi, memperkuat dan menstabilkan ekonomi serta menggenjot sektoril dan dunia usaha.
Yura Syahrul?Tempo





