Komisi Penanggulangan Kemiskinan Fokuskan Pada Lima Program
Senin, 01 November 2004 | 19:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi Penanggulangan Kemiskinan (KPK) yang dikomandani Menko Kesra memfokuskan program percepatan 100 hari penanggulangan kemiskinan pada lima program. Kelimanya adalah perluasan jangkauan Kredit Kepercayaan Usaha Mikro (KUKM), mempercepat realisasi Surat Utang Pemerintah (SUP)-005, percepatan program penanggulangan kemiskinan sektor, pemanfaatan dana yayasan dan penanggulangan kemiskinan di lima daerah konflik. Masing-masing program dipegang gugus tugas yang akan menentukan sasaran program yang paling realistis dan tinggi tingkat keberhasilannya.
"Secara keseluruhan ada komitmen kuat dari pemerintah sekarang untuk membuat prioritas bersama dengan sektor-sektor yang terkait dengan upaya meningkatkan pendapatan masyarakat miskin dan mengurangi pengeluarannya," kata Djoharis Lubis Deputi VI bidang Penanggulangan Kemiskinan
Menko Kesra usai Rakor Teknis tingkat eselon I di Jakarta Senin (1/11).
Untuk mengatasi hambatan penyaluran kredit mikro misalnya, ia berjanji akan mengusahakan bunga lebih rendah dari 24 persen agar masyarakat miskin bisa menikmati kredit mikro. Ia akan meminta agar Depadgri
mendorong Pemda melakukan sertifikasi tanah sebagai jaminan memperoleh kredit mikro. "Beberapa Kabupaten menganggarkan APBD-nya untuk membuat sertifikasi tanah seperti Kaltim," ujar dia.
Ia tidak bisa menyebutkan total dana yang diperlukan untuk program 100 hari penanggulangan kemiskinan.
"Saya inventarisir dulu, jangan sampai diekspose keluar ternyata tidak segitu," kata dia.
Sekretaris KPK, Gunawan Sumodiningrat menekankan proyek yang diusulkan harus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan serta mengurangi angka pengangguran. "Harus realistis, rasional karena tidak ada tambahan anggaran," kata dia.
Badriah - Tempo





