Tiga Ribu Pohon Kelapa Diserang Hama Artona
Selasa, 02 November 2004 | 18:32 WIB
TEMPO Interaktif, Banyumas: Tiga ribu pohon kelapa di Desa Plangkapan, Kecamatan Tambak, Banyumas, Jawa Tengah diserang hama artona. Akibatnya, pendapatan ratusan warga di desa itu melorot drastis akibat hama yang membuat pohon kelapa kering tidak berbuah ini.
Akibat serangan hama ini daun kelapa menjadi kering.
Pelepah dam butir kelapa yang biasanya kuat menjadi
rapuh. "Butir kelapa tiba-tiba jatuh begitu saja,"
kata Suharto, 47 tahun, Selasa (2/11), yang memiliki 20 batang pohon kelapa. Selama ini buah-buah yang berjatuhan dikubur karena warga takut bakal terjadi gangguan kesehatan jika nekat mengkonsumsi kelapa yang daun dan pelepahnya terkena artona.
Menurut Suharto hama yang membuat pelepah pohon
kelapa menjadi kering dan jatuh itu mulai menyerang
desanya sejak Agustus 2004 lalu. " Tidak tahu darimana
datangnya, tahu-tahu sudah hinggap di pelepah-pelepah
kelapa kami," katanya. Hama berbentuk ulat yang
kemudian berproses menjadi kepompong dan kupu-kupu itu
lalu menyebar ke ribuan batang kelapa dalam waktu
hanya beberapa minggu.
Akibat serangan hama itu, menurut Kepala Desa Plangkapan, Sarman sebagian besar warganya kehilangan
penghasilan."Jangankan dijual, sekarang ini dimakan saja
tidak boleh sampai hama dinyatakan hilang. Kami sudah
melapor ke Dinas Kehutanan dan Perkebunan," katanya.
Nyonya Munjiah, 60 tahun, yang memiliki lebih dari 50 batang pohon kelapa di pekarangannya. Akibat serangan artona, seluruh pohon Munjiah yang biasanya menopang asap dapur keluarganya, menjadi tidak berdaun dan tidak berbuah.
Menurut Wakil Kepala Dishutbun Hasan SN, dinasnya
menurunkan tim khusus dan telah memberitahu pada warga
mengenai cara membasmi hama itu." Hama itu harus
dibasmi dari dalam. Caranya, batang pohon kelapa
di-bor lalu dimasuki cairan insektisida merek
Perfekthion dengan cara seperti menyuntik," kata
Hasan. Obat itulah yang akan mematikan hama artona
tanpa mematikan pohon kelapa. " Namun selama 40 hari
sejak pengobatan, dilarang mengkonsumsi kelapa karena
masih mengandung pestisida,"ujarnya.
Tagert Dishutbun, pembasmian hama artona beres dalam 10 hari. Sehari 100 pohon dengan cara disuntik,. Pembasmian harus dilakukan dengan cepat karena hama ini bisa dengan cepat menyebar ke pohon-pohon
kelapa yang lain. "Kami kerja maraton agar luasan
hama tidak meluas," kata Hasan.
Ari Aji hs





