Liddle Yakin George W. Bush Menang
Rabu, 03 November 2004 | 20:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pengamat politik R. William Liddle, mengatakan George W. Bush berpeluang besar menjadi Presiden Amerika Serikat untuk kedua kalinya. Hal itu dikatakan ketika peneliti dari Ohio State University, ketika dihubungi melalui saluran telepon internasional, Rabu (3/11).
Keyakinan tersebut berasal dari kenyataan sekarang ini Bush sudah unggul 136 ribu suara. "Sisa suara yang belum terhitung sampai saat ini hanya sekitar 200 ribu suara, saya rasa kemungkinannya sangat kecil kalau suara itu ditujukan untuk John F. Kerry, kandidat Partai Demokrat, semuanya," ungkapnya.
William menilai Kerry masih memiliki kesempatan menambah suara melalui professional vote, yaitu suara yang diberikan orang yang mungkin suaranya tidak sah, tetapi mereka boleh memilih. Suara mereka belum dihitung sampai mendapatkan persetujuan dari sekretaris negara. "Jangka waktu persetujuan tersebut selama 11 hari. Jadi pihak Kerry harus menunggu selama 11 hari untuk melihat apakah mereka mendapatkan suara tambahan atau tidak," jelasnya.
Sampai saat ini Bush sudah mendapatkan 252 suara elektoral. Apabila Bush memenangi perolehan suara di negara bagian Ohio maka dapat dipastikan Bush menjadi presiden AS. "Ohio memberikan 20 suara elektoral bagi pihak yang menang di negara bagian tersebut," jelasnya.
Liddle mengatakan Indonesia tidak perlu khawatir dengan terpilihnya Bush sebagai Presiden AS. Menurut Liddle, Indonesia selalu mendapatkan perhatian lebih dibandingkan negara dunia ketiga lainnya yang mayoritas berpenduduk Islam. "Di setiap kabinet AS, selalu ada perwakilan pihak Indonesia termasuk dalam kabinet Bush sekarang ini," jamin William.
Mengenai isu militer dan terorisme yang mungkin akan kembali dibawa oleh Bush, Liddle pun meyakini hal yang sama. "Bush memang bersikap keras terhadap negara-negara muslim, tetapi tidak untuk Indonesia," jelasnya.
Flamboyan - Tempo





