Anggota Fraksi PAN Ikut Menginterpelasi Presiden

Jum'at, 05 November 2004 | 21:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Boleh saja Fraksi Partai Amanat Nasional ikut dalam gerbong Koalisi Kerakyatan dan menolak keberadaan komisi-komisi DPR yang telah terbentuk saat ini. Karena sikapnya itu, Fraksi PAN juga tak ikut campur dalam upaya interpelasi (hak menanyakan atas kebijakan Presiden)yang yang digalang sejumlah politikus Koalisi Kebangsaan di Komisi I DPR.

Namun, Djoko Edhi Soetjipto, anggota Fraksi PAN tak ikut arus fraksinya itu, setidaknya dalam urusan interpelasi, yang kali ini menyoal pembatalan surat tentang pergantian Panglima TNI. Djoko mengaku ikut menandatangani surat interpelasi itu. "Saya ikut dalam kapasistas pribadi dan tidak membawa nama partai dan fraksi," ujarnya di gedung parlemen, Jumat (5/11).

Menurut Djoko, dia datang karena mendapat undangan dari politikus Fraksi Kebangkitan Bangsa Effendy Choirie, temannya ketika sama-sama aktif di organisasi Nahdlatul Ulama (NU). "Saya ikut menandatangani surat interpelasi karena pengajuan surat tersebut itu beralasan," ucapnya.

Ketua Fraksi PAN Abdillah Toha, yang ditemui setelah rapat internal fraksi, mengaku baru mengetahui langkah Djoko itu. Karena itu, fraksinya belum bisa mengambil sikap. "Saya akan panggil orangnya dulu," katanya seraya menegaskan bahwa fraksinya tetap menolak upaya interpelasi.

Suliyanti - Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: