Eksodus TKI Akan Terjadi Januari 2005
Kamis, 11 November 2004 | 03:46 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kebijakan amnesti pemerintah Malaysia untuk para tenaga kerja Indonesia, dinilai tidak akan optimal. Pemerintah Indonesia mengharapkan, amnesti kali ini akan memulangkan 100 ribu - 300 ribu TKI. Namun harapan itu, hampir pasti tak akan terpenuhi, karena empat hari sebelum batas akhir amnesti, 14 November 2004, baru ada sekitar 58 ribu TKI yang kembali ke Indonesia. Hal itu dikatakan Wahyu Susilo dari Migrant Care, Rabu (10/11).
Menurut Wahyu, eksodus yang benar-benar, justru akan terjadi pada Januari 2005, yaitu saat terjadi deportasi massal dari Malaysia. Diperkirakan 800 ribu tenaga kerja Indonesia akan keluar dari berbagai pintu imigrasi baik dari Semenanjung maupun dari Sabah dan Sarawak. "Eksodus ini akan lebih besar ketimbang yang terjadi pada 2002, yaitu sekitar 450 ribu," kata Wahyu.
Mempertimbangkan besaran masalah ini, Migrant Care menyarankan agar pemerintah benar-benar siap menangani arus balik besar-besaran para tenaga kerja Indonesia ini. Yang diharapkan adalah lebih tersedianya payung hukum dan perlindungan berupa kesepakatan antara kedua pemerintah negara, Malaysia dan Indonesia, serta kesiapan di lapangan. "Agar hak para TKI tidak terabaikan dan kekisruhan pada 2002 tidak lagi terjadi," kata Wahyu.
Bina - Tempo






Komentar Anda :