PKPU Raih Dana Zakat Rp 2,5 Miliar

Sabtu, 13 November 2004 | 20:17 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) hingga pukul 17.00 WIB telah meraup dana zakat sebesar Rp 2,5 miliar. “Dana itu berasal dari zakat fitrah, mal atau fidyah,” ujar Sri A. Bramasetia, Corporate Secretary PKPU kepada Tempo, Sabtu (13/11).

LAZ (Lembaga Amil Zakat) yang berdiri selama lima tahun ini telah meraih berbagai muzakki (pembayar zakat) dari berbagai kalangan, seperti artis, pengusaha atau praktisi media. “Pokoknya para aghniya (orang kaya),” tutur dia.

Bramasetia menuturkan, donatur tersebut tidak hanya berasal dari Indonesia namun juga dari komunitas muslim di luar negeri seperti Belanda, Jepang, Australia. “Dana zakatnya ratusan juta,” ujar dia. Bahkan, tuturnya, PKPU telah bekerja sama dengan LSM di luar negeri seperti Islamic Release yang berpusat di Inggris serta LSM di Australia.

Meski baru berumur balita, menurut Bramasetia, PKPU telah menerapkan standar ISO 9001 dalam pengelolaan operasi dan manajemen.

PKPU mengaku memiliki strategi khusus untuk menjaring pembayar zakat apalagi dengan banyaknya LAZ-LAZ yang bermunculan. “Strategi penghimpunan berupa marketing public relation,” ujar dia.

Bentuk strategi tersebut, tambahnya, yaitu melalui iklan di media cetak, media internal dengan leaflet, pamflet dan proposal, dan layanan-layanan khusus. “Muzakki kita layani sesuai kebiasaan mereka, ada yang ingin didatangi, silaturrahmi atau cukup transfer atau melalui website,” ujar dia.

Selain itu, tambah dia, PKPU juga menggunakan jasa relawan penghimpunan, baik yang standby di outlet maupun turun ke lapangan. “Mereka tidak diberi honor karena dasarnya fun saja serta ingin berkontribusi untuk umat,” tutur dia.

Untuk mendapat kepercayaan masyarakat agar tetap menyalurkan zakatnya kepada PKPU, tutur Bramasetia, PKPU selalu menekankan konsistensi dalam bentuk penerimaan dan penyaluran dana zakat yang transparan.

“Ini dasarnya kan bisnis kepercayaan, sebab itu pelayanannya harus setransparan mungkin,” ujar dia. Hal itu dilakukan antara lain dengan laporan keuangan yang diaudit akuntan publik dan laporan penggunaan dana kepada donatur mengenai jenis, kegiatan, program yang dilakukan.

Badriah - Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: