Presiden: Perlihatkan Potensi Indusri Pertahanan kepada Dunia

Rabu, 24 November 2004 | 14:20 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membuka pameran peralatan pertahanan, Indo Defend 2004 Expo and Forum, Rabu (24/11), di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ). Dalam sambutannya, presiden yang didampingi Menko Politik, Hukum dan Keamanan Widodo A.S, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, dan Menko Kesra Alwi Shihab, mengatakan pameran ini menjadi ajang untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki potensi untuk industri pertahanan.

Presiden berharap Indonesia dapat membandingkan dan belajar banyak tentang perkembangan teknologi persenjataan, terutama secara global, melalui pameran ini. “Kekuatan dan kemampuan pertahanan (Indonesia) harus benar-benar kredibel,” ujar Yudhoyono. Hal itu, kata dia, untuk mencipatkan kondisi kawasan yang aman dan tentram.

Pameran yang diselenggarakan sampai Sabtu (27/11) itu melibatkan 250 perusahaan dari 28 negara. Sebanyak 9 negara di antaranya membuka paviliun khusus di pameran ini. Mereka adalah peserta dari Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Belanda, Jerman, Rusia, Polandia, Perancis, dan Kanada.

Acara ini memerkan alat-alat terbaru di bidang pertahanan. Misalnya, kendaraan perang lapis baja, kapal tempur, radar, sistem keamanan, dan perangkat perang lainnya.

Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono berharap sedikitnya 6.000 orang akan mengunjungi pameran ini.

Sunariah-Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: