|
Jawa Barat
Gubernur Sutiyoso Minta Semua Pihak Cooling Down
Rabu, 24 November 2004 | 18:38 WIB
TEMPO Interaktif, Bandung: Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso meminta Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan jaminan kepada PT Wira Guna Sejahtera (WGS) agar bisa mengoperasikan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bojong. Permintaan serupa datang dari Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan. Dia juga minta semua pihak berkepala dingin menyikapi persoalan sampah Bojong.
Gubernur Sutiyoso meminta masyarakat agar memberikan kesempatan kepada PT WGS mengoperasikan TPST Bojong melalui percobaan di bawah pengawasan ahli lingkungan. "Saya ingin agar Pemerintah Kabupaten Bogor itu menjamin kepada pengembang agar besok beroperasi dengan baik dan agar membawa keuntungan bagi masyarakat sekitar," katanya Rabu (24/11) di sela kunjungannya ke Bandung memimpin rombongan gubernur dan walikota yang tergabung dalam Asian Network of Major Cities bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan.
Pemerintah DKI menurutnya, sudah melakukan studi mendalam setelah penolakan pengoperasian TPS di Bantargebang. Model yang diterapkan di Bojong pun dipilih karena ramah lingkungan. Sutiyoso bersedia menutup TPST Bojong jika ternyata dalam percobaan pengoperasiannya ada indikasi merusak lingkungan. "Tapi harus berdasarkan kajian pakar lingkungan," kata Sutiyoso.
Sutiyoso mendukung penegakan hukum terhadap tindakan masyarakat yang dinilainya anarkis. Pasalnya, kata Sutiyoso, dampaknya tidak hanya merusak fasilitas TPST Bojong milik PT WGS tapi merusak iklim investasi di Indonesia. "Sudah saatnya peristiwa Bojong menjadi pelajaran yang mahal bagi kita, tidak boleh terulang lagi," katanya.
Pasca bentrokan warga Bojong dengan aparat kepolisian Senin (22/11) kemarin, Sutiyoso meminta agar semua pihak menahan diri. Sutiyoso juga meminta PT WSG segera memperbaiki peralatan yang rusak agar bisa berfungsi secepatnya. Sambil menunggu, Sutiyoso berharap pemerintah Kabupaten Bogor menjelaskan kepada masyarakat tentang teknologi pengelolaan sampah di Bojong yang menurutnya ramah lingkungan.
Ahmad Fikri - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|