TNI AU Membuat Bom Untuk Shukoi
Sabtu, 27 November 2004 | 13:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:TNI Angkatan Udara tengah merancang pembuatan bom kaliber 250 untuk melengkapi armada Sukhoi yang dimilikinya. Menurut Staf Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Udara (DisLitBang AU) Eddy Priyono, Sabtu (27/11) di Stand AU Pameran Peralatan Pertahanan, Jakarta, untuk mewujudkannya TNI AU sudah membuat bom latih kaliber 50 kilogram (BLA 50).
Sebagaimana diketahui, TNI AU telah membeli empat buah Sukhoi pada tahun 2003. Tapi pesawat tempur ini belum dilengkapi persenjataan.
Bom latih ini dibuat TNI AU bekerjasama dengan PT Pindad dan rencananya akan diuji coba Desember mendatang, di Lumajang, Jawa Timur. BLA 50 akan dicoba pada pesawat tempur F, selanjutnya dipasang pada Sukhoi.
Menurut Eddy, sangat penting bagi Indonesia untuk bisa memproduksi bom sendiri. Karena harganya bisa jauh lebih murah, juga tidak tergantung negara lain. Kalau bom ini berhasil dibuat, menurut Eddy, Indonesia akan memiliki armada Sukhoi yang lengkap dengan amunisinya hingga bisa digunakan secara maksimal.
Selain soal peluru dan bom untuk Sukhoi, TNI AU menurut Eddy sudah memesan drag chute Shukoi. “Teorinya alat itu bisa digunakan sampai 50 kali terbang, tapi ternyata baru tiga kali sudah rusak,” ujar Eddy. Masalah ini sudah dilaporkan ke produsen Shukoi dan menurut Eddy, mereka siap mengganti atau memperbaikinya selama masa garansi.
Tak ingin kejadian serupa terulang, maka menurut Eddy, TNI AU juga menyiapkan untuk membuat drag chute sendiri, bekerja sama dengan perusahaan tekstil dalam negeri.
Sunariah





