Selidiki Kasus Munir, Tim Polri ke Singapura
Selasa, 30 November 2004 | 13:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mabes Polri mengirimkan dua Perwira menengah ke Bandara Changi, Singapura, siang ini, Selasa (30/11). Keberangkatan keduanya untuk rekonstruksi ulang terkait kasus kematian Munir pendiri The Indonesia Human Rights Monitor (Imparsial). "Kita ke Singapura mengetahui ada tidak orang yang jalan bersama Munir," kata Ketua Tim Penyidikan kasus Munir, Kombes Pol Oktavianus Far-Far kepada wartawan saat jumpa pers di Mabes Polri.
Juru Bicara Mabes Polri, Irjen Pol Paiman menambahkan bahwa tim penyidik juga akan menggambarkan pintu-pintu keluar masuk di Bandara Changi. Seperti diberitakan kemarin, Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komjen Pol Suyitno Landung, mengatakan hanya sedikit restoran yang ada di Bandara Changi. Dan menurut keterangan awak dari Garuda yang sudah diperiksa, Paiman mengatakan kalau Munir sempat turun dari pesawat di Bandara Changi.
Oktavianus juga mengatakan bahwa polisi sudah memintai keterangan Pollycarpus, pilot Garuda yang menjadi penumpang dan sempat jadi teman ngobrol Munir di pesawat. Menurut Oktavianus, keterangan Pollycarpus tak jauh berbeda dengan informasi yang selama ini dipunyai wartawan. Yakni bahwa Pollycarpus mengenal Munir untuk pertama kali dalam kegiatan tertentu di Monas. Bahwa keberadaannya dalam pesawat bukan sebagai awak, tapi penugasan khusus. Juga Pollycarpus membenarkan dirinya menawarkan tempat duduk kepada Munir.
Sampai dengan hari ini, Polisi telah memeriksa 47 saksi kasus Munir. Dan hari ini Polisi menyelidiki Bandara Soekarno Hatta. Sementara, para penumpang pesawat yang ikut keberangkatan dari Jakarta-Singapura dan Singapura-Belanda tengah ditelusuri keberadaannya untuk dimintai keterangan.
Martha Warta Silaban





