Suciwati: Munir Tidak Phobia

Jum'at, 03 Desember 2004 | 16:38 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Suciwati, istri mendiang Munir, mengatakan bahwa Munir tidak phobia naik pesawat. Malahan, kata Suciwati, suaminya itu paling senang naik pesawat terbang. “Kalau suami saya itu phobia dia ngak akan pernah terbang gitu aja. Dia paling senang kalau terbang, apalagi kalau bersama keluarga,” kata Suci usai pemeriksaan sebagai saksi di Mabes Polri, hari ini.

Suciwati menjelaskan bahwa Munir sering melakukan perjalanan dengan naik pesawat. Pernyataan itu membantah dugaan bahwa Munir takut dengan ketinggian, yang bisa mengarah ke penyabab kematian pejuang hak asasi manusia itu. Salah seorang saksi yang dipanggil polisi yaitu Pollycarpus - awak Garuda yang ikut hingga Singapura - menjelaskan kepada polisi bahwa ia memberikan kursi kelas bisnis kepada Munir dalam perjalanan ke Asmterdam. Soal pindah ke kursi bisnis ini memang banyak versinya. Ada dugaan Munir salah masuk ke kelas bisnis, tapi istrinya membantah. Masuk akal juga, sebab Munir seringkali melakukan perjalanan jauh ke berbagai negara. Kecil kemungkinan ia salah masuk ke kursi yang lebih mahal itu.

Suci juga menjelaskan bahwa Munir tidak suka makan permen di pesawat. Sebab, “ Dia paling nggak suka permen,” kata Suci.

Pengacara yang mendampingi Suci dalam pemeriksaan di polisi, Iskandar Sonhaji, mengatakan Pollycarpus sempat menelepon ke rumah Munir sekitar 2-3 hari sebelum keberangkatan ke Belanda. Yang menerima telepon adalah Suciwati. Pollycarpus , kata Sonhaji, ingin memastikan apakah Munir menumpang pesawat yang direncakan.

Sang istri sempat bertanya apakah Munir mengenal baik Pollycarpus. Polly, kata Munir sebagaimana ditirukan Suciwati, cuma orang yang mengaku kenal saja.

Martha Warta --Tempo

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: