Ais Said: Harmoko Adu Domba Akbar dengan Sudharmono

Jum'at, 03 Desember 2004 | 21:22 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ais Anantama Said menilai manuver yang dilakukan dua mantan menteri di era Orde Baru yakni Harmoko dan Moerdiono akan membahayakan keutuhan partai Golkar. Indikasinya, katanya, terlihat dari upaya mengadu domba antara Sudharmono dan Akbar Tanjung, saat pertemuan sesepuh Golkar di kediaman Sudharmono beberapa hari lalu. ?Ujung pertemuan itu kan menghasilkan suara tidak setuju jika Akbar mencalonkan diri kembali,? kata Ais kepada pers, Jumat (3/12).

Ais yang mantan Bendahara AMPI ini juga menilai Wiranto tidak sesuai dengan Golkar. ?Kalau dia terpilih, setiap bulan akan mengelar rapat untuk membahas urusan dia dalam kasus HAM di Timor Timur,? kata putra almarhum Ketua Mahkamah Agung Ali Said. Dia mengancam akan membeberkan semua kebobrokan Harmoko, Moerdiono dan Wiranto jika manuvernya tidak dihentikan. ?Orang ngerti bagaimana kaitan antara Hotel Hilton dengan Moerdiono, begitu juga Harmoko dan Indra Bambang Utoyo,? katanya.

Munas Partai Golkar akan dilakukan Desember 2004 ini di Denpasar, Bali. Ais berharap mantan Wapres Sudharmono jangan dibawa-bawa dalam pencalonan ketua Golkar di Munas mendatang. Dia menjelaskan jika bersaing harus dilakukan dengan cara yang sehat. tanpa menjelek-jelekkan orang lain. ?Contohlah Marwah Daud dan Surya Paloh, walaupun mencalonkan diri tidak melakukan manuver yang aneh-aneh,? tandasnya.

Sutarto?Tempo






Komentar Anda

Kirim