Pasca Muktamar, Kantor PBNU Masih Sepi

Sabtu, 04 Desember 2004 | 23:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pasca muktamar di Boyolali kemarin, kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di Jalan Kramat Raya 71, Jakarta, belum menunjukkan tanda-tanda adanya aktivitas kerja pengurus. Meskipun ada rencana pendudukan dari kubu KH. Abdurrahman Wahid (Gus Du, hingga Dabtu (4/11) sore masih tampak lengang.

"Kemungkinan baru ada aktivitas mulai hari Senin (6/12) nanti," ujar Nirsam, Corps Brigade Pelajar Ikatan Putra Nahdlatul Ulama (IPNU) yang berkantor di lantai tiga, lantai yang sama dengan kantor PBNU. Dirinya sendiri mengaku hanya mengunjungi sekretariat IPNU

Pendapat senada juga dikemukakan Agus Salim Thoyib, Ketua Tata Usaha Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama yang menempati ruangan di lantai lima. Menurut keterangannya, sejak usai muktamar hingga hari ini belum ada aktivitas yang terjadi di sekretariat PBNU tersebut. "Kemungkinan usai muktamar pada kecapaian atau ada yang memanfaatkan untuk silaturahmi dengan keluarga," ujarnya lagi.

Gus Dur sendiri, menurut penuturannya, sempat dua kali mengunjungi kantor ini, yaitu pada Kamis pagi (2/12) dan Jumat sore (3/12). Namun demikian, menurutnya pula, terdapat beberapa pengurus yang sempat mendatangi kantor tersebut. "Namun hanya sebentar-sebentar saja, bukan ngantor," ujarnya.

Menurut pengamatan sore tadi, memang tidak tampak aktivitas yang berarti di bangunan tersebut. Meskipun demikian, terlihat seorang petugas satuan pengamanan yang sedang berjaga di dalam posnya. Beberapa anak kecil malah terlihat sedang bermain memanfaatkan teras depan bangunan tersebut. Belum tampak tanda-tanda adanya usaha kubu Gus Dur untuk menduduki bangunan ini.

Rinaldi Dorasman-Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: