FFI, Loncatan Baru Paradigma Film Indonesia

Sabtu, 04 Desember 2004 | 23:42 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Nominasi Festival Film Indonesia digelar di Indosiar, Sabtu (4/12) malam ini. Ada empat kategiri film yang akan dilombakan dalam ajang kali ini, yakni film dokumenter, film pendek, film bioskop, dan film kategori film televisi. Salah seorang juri Festival Film Indonesia (FFI) 2004, Seno Gumira Adjidarma, mengatakan bahwa telah terjadi lompatan besar pada film Indonesia kali ini.

Beberapa film yang masuk nominasi adalah produksi sineas Indonesia yang lebih bebas menjadi seorang produser dan film maker. Tidak seperti pada Festifal Film sebelumnya yang masih banyak terdapat campur tangan produsen yang notabene bukan film maker. ?Jadi, kalo dulu masih ada campur tangan para pedagang film,? kata Seno. Setelah 12 thn FFI mati suri, kali ini geliat sineas muda Indonesia memberikan darah segar. 30 film yang masuk terbagi menjadi beberapa kategori. Yakni tujuh film dokumenter, enam film pendek, lima film kategori film televisi, dan lima film bioskop.

Nominasi film dokumenter ditempati oleh film dengan judul Abrakadabra karya sutradara Aryo Danusisri, Student Movement in Indonesia karya Tino Saroengallo, Derita Korban Pelacuran di Negeri Jiran karya sutradara Insan Kamil, Cendrawasih dari Berawai karya sutradara Budi Prastowo, Illegal Logging karya Adi Prasetya dan Iwan Setiawan, Untuk Kaum Muda karya Erfan Agus Setiawan, dan terakhir Hitam Putih Supersemar karya sutradara Budi Afriyan.

Untuk kategori film pendek terdapat enam nominasi. Yakni, judul film Ketok dengan sutradara Tintin Wulia, It?s Almost There karya sutradara Ariani Darmawan, Djedjak Darah: Surat Teruntuk Adinda karya sutradara M. Aprisiyanto, Ibu karya Renas Makki, Dajang Soembi: Perempoean yang Dikawini Andjing karya Edwin, dan terakhir, Everything?s OK karya Tintin Wulia.

Untuk kategori film televisi kali ini ada lima nominasi. Nominasi film terbaik yakni Perayaan Besar (PT Miles Production), Sendal Bolong untuk Hamdani (PT. Tripar Multivision Plus), Berkisan Merah (PT. Miles Production), DI Bawah Langit Jakarta (PT. Persari Film), dan Doa Bilik Santri (RCTI).

Lima Nominasi Film untuk kategori flm Bioskop antara lain Ada Apa Dengan Cinta (produser Mira Lesmana), Arisan (produser Afi Shamara, Dina Ponsen, Sari Nirmolo), Eliana Eliana (produser Riri Riza), Marsinah Cry Justice (produser Gusti Randa), dan Mengejar Matahari (produser Rudy Soedjarwo)

Andi Dewanto--Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: