Indonesia Dan Malaysia Bahas Sejumlah Masalah Ekonomi Dan Politik
Rabu, 08 Desember 2004 | 15:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden, Yusuf Kalla, mengadakan pertemuan bilateral dengan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Dato' Sri Mohammad Najib Tun Abdul Razak di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (8/12). Keduanya membicarakan masalah ekonomi dan politik. Pertemuan itu dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertanian, Menteri Kehutanan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Panglima TNI dan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia. Sedangkan dari pihak Malaysia, juga dihadiri oleh Menteri Pertahanan dan sejumlah Menteri terkait lainnya.
Dalam jumpa pers usai pertemuan itu, Yusuf Kalla mengatakan bahwa kerjasama kedua negara dalam bidang ekonomi meliputi usaha perkebunan. Kedua negara dikenal sebagai produsen terbesar karet, kelapa sawit dan kakao di dunia. Kerjasama dua negara amat perlu guna meningkatkan usaha tersebut. Sedang di bidang investasi, kedua pemimpin membahas kemungkinan peningkatan kerjasama minyak dan gas bumi.
Kedua pemimpin itu juga sepakatt menjadi perantara untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi diantara pengusaha dari kedua negara. "Kami akan menjalin hubungan (hot line) untuk menyelesaikan masalah bila ada hubungan investasi atau perdagangan yang mengalami masalah," kata Yusuf Kalla.
Pertemuan itu juga membahas masalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. "Telah ada kesepakatan yang akan ditindaklanjuti secara lebih detail," kata Yusuf.
Wakil Perdana Menteri Malaysia menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan Indonesia kepada negaranya, menjadi tuan rumah ASEAN Summit pada tahun depan. "Ini adalah suatu money vestasi hubungan yang akrab diantara kedua negara," kata dia. Abdul Razak juga mengundang Wakil Presiden untuk berkunjung ke Malaysia dalam waktu dekat ini.
Yura Syahrul-Tempo





