Presdir Lion Air Bersedia Diaudit
Rabu, 08 Desember 2004 | 20:04 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rusdi Kirana, Presiden Direktur PT. Lion Air, menegaskan siap diaudit oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan dan DPR.
“Kalau saya terbukti bersalah, saya bersedia menutup perusahaan saya” katanya di Jakarta, Rabu (8/12).
Mengenai adanya tuduhan kecelakaan pesawat Lion Air akibat strategi low cost carriers (penghematan biaya operasional) yang diterapkan perusahaan, Rusdi menjelaskan bahwa teknologi sekarang makin canggih. Sehingga, lanjutnya, biaya teknologi makin lama akan makin murah dan memungkinkan efisiensi biaya dengan adanya produksi masal. “Sangat tidak adil membandingkan harga tiket perjalanan pesawat yang dulu dengan sekarang,” tegas Rusdi.
Dia juga membantah adanya dugaan pesawat Lion Air yang dipakai melewati batas kemampuannya. “Nggak ada batasannya. Kalau bisa, pesawat itu dipakai 24 jam sehari,” katanya.
Di tempat terpisah, Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR mengatakan tidak akan mengeluarkan pernyataan tentang hasil investigasi kecelakaan pesawat Lion Air sebelum Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelesaikan tugasnya. “Agar tidak ada distorsi informasi” katanya.
nofi triana firman





