Anwar Ibrahim Enggan Menanggapi i Pernyataan Ahmad Badawi
Kamis, 09 Desember 2004 | 15:10 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Mantan Deputy Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, tidak mau menanggapi pernyataan Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi yang mengingatkan agar para pejabat negara sahabat berhati-hati menerima kunjungan Anwar Ibrahim. Anwar Ibrahim menegaskan, menjadi hak pejabat negara yang dikunjunginya untuk mau menerima atau tidak menerima.
"Kita tidak mau bertikai pendapat, tetapi Indonesia dan negara-negara lain sudah merdeka dan bebas menentukan siapa yang mau mereka temui dan siapa yang tidak mau ditemui," tegas Anwar Ibrahim menjawab pertanyaan wartawan seusai bertemu dengan Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta, Kamis (9/12).
Anwar Ibrahim juga menegaskan, kunjungannya ke sejumlah pejabat di Indonesia sama sekali tidak berbicara masalah politik domestik masing-masing negara. "Kita bicara soal silaturahmi, kepentingan kerjasama dan budaya," tegasnya.
Anwar Ibrahim juga tidak mau menanggapi pernyataan Abdullah Ahmad Badawi soal "statusnya" sebagai tokoh oposisi. Anwar Ibrahim menyatakan, saat ini ia tidak memiliki jabatan apapun. Ia juga mengungkapkan, saat masih menjadi Wakil Perdana Menteri Malaysia pun pernah menemui sejumlah tokoh oposisi di Indonesia seperti Mohammad Natsir, Goenawan Mohammad, Amien Rais dan anggota Petisi 50 Abdul Haris Nasution, sebagai orang-orang yang ditemuinya saat berkunjung ke Indonesia waktu itu.
"Saya kira mereka bapak-bapak kita yang saya hormati. Presiden Soeharto waktu itu juga tidak apa-apa. Demikian juga ada sejumlah pemimpin oposisi yang datang ke Malaysia. Jadi, terserah. Masing-masing bebas menentukan. Bagi saya ketemu tidak apa, tidak ketemu juga tidak mengapa. Makan di hotel
bisa, makan di warung pun mungkin. Naik sepeda boleh, naik mobil besar boleh," katanya.
Ditanya apakah pernyataan Abdullah Ahmad Badawi tidak bijaksana, Anwar Ibrahim kembali menampik memberi tanggapan langsung. "Itu terserah saudara-saudara untuk menafsirkan. Hak beliau (Abdullah Badawi, red) untuk
mengemukakan pandangan," katanya.
Anwar Ibrahim juga mengaku sama sekali tidak terganggu oleh pernyataan Abdullah Badawi. "Tidak. Saya seperti biasa. Sekarang (bertemu) dengan
Hamengku Buwono, kemudian pidato di UGM, malam nanti dengan Wapres," ujarnya.
Ditemui terpisah, Sultan Hamengku Buwono X juga tidak merasa terusik oleh pernyataan Abdullah Badawi tentang Anwar Ibrahim. "Bagi saya beliau ke sini adalah tamu, sekadar silatruhami, tidak bicara politik. Jadi tidak ada masalah bagi saya. Tadi kan wartawan juga dengar apa yang disampaikan, betul-betul silaturahmi, tidak ada muatan politik apapun. Beliau ingin ketemu, ya saya terima dengan baik," tegas Sultan.
Heru cn-- Tempo(Yogyakarta)
Topik :






Komentar Anda :