Timor Leste Akan Perhatikan Aset WNI
Senin, 13 Desember 2004 | 17:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru Bicara Departemen Luar Negeri, Marty Natalegawa mengatakan pemerintah Timor Leste siap memberikan perhatian terhadap aset WNI yang telah dideportasi.
Hal tersebut disampaikan Marty di Departemen Luar Negeri Jakarta, Senin (13/12). "Tetapi pemerintah Timor Leste masih harus mengkonfirmasikan terlebih dahulu masalah ini," ungkapnya.
Hal tersebut berkaitan dengan pertemuan yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dan Menteri Luar Negeri Ramos Horta, di Jakarta tadi malam ketika transit di Indonesia dalam perjalanan dinasnya.
"Meskipun tidak ada pertemuan yang resmi. Tetapi, pertemuan antara kedua menteri tersebut merupakan bagian dari tekad pemerintah Indonesia untuk menjamin hubungan yang baik dengan pemerintah Timor Leste," ujar Marty.
Hassan menyampaikan kepada Ramos Horta mengenai keprihatinan seluruh masyarakat Indonesia atas pelaksanaan deportasi termasuk identifikasi bahwa mereka harus meninggalkan harta bendanya di Timor Leste.
Dalam pertemuan tersebut mereka membicarakan masalah pendeportasian WNI, aset pemerintah dan WNI serta masalah perbatasan. Menurut Marty, hal ini juga akan menjadi pembahasan dalam pertemuan yang akan dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Timor Leste Xanana Gusmau. evy flamboyan





