|
Nasional
Kalla dan Paloh Bahas Munas Golkar dengan Presiden SBY
Selasa, 14 Desember 2004 | 14:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Sehari menjelang pembukaan Munas Golkar di Denpasar, Wakil Pesiden Jusuf Kalla dan bos grup Media Indonesia Surya Paloh bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Kepresidenan. Usai pertemuan yang diadakan Selasa (14/12) siang, Paloh mengaku mereka membahas langkah-langkah yang harus dilakukan menghadapi Munas Golkar.
Menurut Paloh, tidak ada pembicaraan khusus mengenai pencalonan Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Partai Golkar. ?Tidak bicara secara khusus, tidak menyebut secara spesifik,? katanya. Pekan lalu, Paloh mengklaim adanya paket dirinya sebagai ketua umum dan Kalla sebagai ketua dewan penasehat DPP Golkar, dalam munas nanti. Namun, Senin (13/12) malam, dia konperensi pers dan menjelaskan terjadnya perubahan paket, yakni dirinya ketua dewan penasehat sedang Kalla menjadi ketua umum.
Paloh menegaskan dalam pertemuan sekitar 30 menit tersebut tidak ada pembicaraan soal dukungan Presiden SBY terhadap pencalonan Kalla dan Paloh. Presiden, tambah Paloh juga tidak secara khusus memberikan tanggapan atas majunya Kalla. ?Ini bukan soal dukung mendukung, karena wajar saja sebagai teman (bertemu),? katanya. Kepada Tempo, Aksa Mahmud, juru bicara Wapres menjelaskan Presiden SBY merestui duet Kalla dan Paloh.
Dia tidak menepis munculnya anggapan pencalonan Kalla dan dirinya demi menjamin dukungan Golkar kepada pemerintah. Namun dia berharap siapapun yang terpilih sebagai ketua umum, akan menempatkan Partai Beringin sebagai rekan pemerintah yang setara. ?Yang equal tapi tetap kritis,? katanya. Dia juga yakin siapapun yang terpilih nanti akan mampu menjaga kekritisan Golkar kepada pemerintah.
Oleh karena itu dia membantah tudingan pencalonan Kalla dan dirinya demi ?menjinakkan? Golkar. Dia berharap masyarakat tidak melihat secara negatif pencalonan ini, Demi menjamin dukungan terhadap setiap kebijakan, sangat wajar apabila pemerintah menggalang dukungan masyarakat termasuk dari partai politik.
Sapto Pradityo?Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Golkar, Wiranto - Salahuddin Wahid (kiri), dan pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono - M. Jusuf Kalla (kanan), dalam acara dialog (debat) Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701]](/hg/photostock/2004/12/02/s_AB04070140_high_thumb.jpg) |
![Calon presiden (Capres) dari Partai Golkar, Wiranto, tampak di layar monitor dalam acara dialog (debat) pasangan Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701]](/hg/photostock/2004/12/02/s_AB04070148_high_thumb.jpg) |
| Wiranto, Salahuddin Wahid, dll
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|