Bungkusan Diduga Bom Ditemukan di Bus

Jum'at, 17 Desember 2004 | 15:49 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur VI Anti Teror Bom, Brigjen Pol. Pranowo Dahlan mengatakan, dus mie instant yang dicurigai berisi bom ditemukan di bus jurusan Bandung-Cirebon, di kawasan Cibiru, Bandung, Jumat (17/12) sekitar pukul 07.00 WIB. ?Bungkusan dari TKP dibawa ke Markas Brimob Polda Jawa Barat,? kata Pranowo kepada wartawan usai salat Jumat.

Ia mengatakan, dari keterangan Polres Bandung Timur, ada penumpang bus turun meninggalkan barang dalam dus mie instant. Dus itu dicurigai berisi bom. Kemudian bus diberhentikan polisi di kawasan Cibiru. Barang dalam bus itu dibawa ke markas Brimob Cikeruh, Sumedang. ?Barang dibawa ke brimob untuk dijinakkan,? kata dia. Saat ditanyakan isinya bom aktif, Pranowo katakan, belum tahu karena masih diperiksa.

Juru Bicara Mabes Polri Brigjen Pol. Soenarko DA mengatakan, penumpang yang berinisial Y menemukan bungkusan yang mencurigakan. Kemudian, polisi melakukan evakuasi di Cibiru pada pukul 10.20 WIB. Saat ditanyakan apa isi dalam dus itu, Soenarko katakan, menunggu pemeriksaan materi dari Brimob Polda Jabar.

Keterangan yang diperoleh Tempo dari Bandung, di dalam bungkusan ada sembilan tabung, satu ada sumbunya, dan detonator. Sekitar 15 penumpang diperiksa di Polda Jabar. Dus itu disimpan di jok belakang Mekar Raya jurusan Garut-Bandung. Kemudian diberhentikan dibundaran Cibiru pukul 06.30 WIB. Dikonfirmasi kepada Pranowo adanya detonator, ia membantah. ?Tidak ada,? tandasnya.

Martha Warta?Tempo






Komentar Anda :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: