Posisi SBY 2009 Diprediksi Tidak Sebaik 2004

Selasa, 21 Desember 2004 | 12:09 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua Umum Partai Indonesia Baru Sjahrir mengatakan, posisi Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2009 tidak akan sebaik saat ini.

Menurut dia, untuk menjadi calon Presiden 2009 terdapat persyaratan baru. Syarat menjadi calon presiden mendatang, harus memiliki dukungan 15 persen dari partai politik dan atau 20 persen suara.

Syahrir berasumsi hasil Musyawarah Nasional VII Partai Golkar di Nusa Dua, Bali, beberapa hari lalu akan berpengaruh pada posisi SBY. Partai Demokrat akan kesulitan mencapai angka 15 persen, sedangkan Partai Golkar sebaliknya.

Kelemahan SBY, menurut Syahrir, sekarang adalah dalam proses pembuatan keputusan. “Apa yang kita lihat sekarang adalah the absen of decision making dari seorang pemimpin,” kata dia dalam diskusi kajian Indonesia-Amerika di Universitas Indonesia Jakarta, Selasa (21/12).

Menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Perekonomian Aburizal Bakrie tentang penyerahan harga Elpiji kedalam mekanisme pasar serta terpilihnya Jusuf Kalla sebagai Ketua Umum Partai Golkar, menunjukkan lemahnya pengambilan keputusan Predisen SBY.

Selama ini, Sjahrir menambahkan, peranan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pengambilan keputusan sangat besar. Sjahrir mengatakan, "Dialah (SBY) orang yang paling bahagia karena wakil presidennya jadi Ketua Umum Partai Golkar".

Eworaswa-Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: