Agung Jamin DPR Tak Akan Jadi Stempel Pemerintah

Rabu, 22 Desember 2004 | 18:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menjamin bahwa posisi barunya di partai tak mengganggu tugasnya sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat. Posisinya itu juga diyakininya tak akan melonggarkan pengawasan DPR terhadap kinerja pemerintah, walaupun Wakil Presiden Jusuf Kalla kini telah mejadi Ketua Umum Partai Golkar.

Agung meminta masyarakat tidak risau. Partai Golkar, kata dia, selama ini telah melaksanakan tugasnya sebagai penyeimbang pemerintah sesuai amanat konstituen partainya. Perubahan kepemimpinan di tubuh Golkar, menurutnya, tidak akan mengubah sikap dan daya kritis kader partai yang duduk di DPR. "Tetap akan dilandasi semangat yang obyektif, tapi mungkin tidak apriori," katanya dalam pertemuan dengan wartawan di gedung MPR/DPR, Jakarta Rabu (22/12).

Namun, Agung tidak mengelak jika nanti ada perubahan dalam Koalisi Kebangsaan yang selama ini terkenal cukup kritis terhadap pemerintah. Dia tidak menutup kemungkinan adanya perubahan nama atau keanggotaan dalam koalisi. "Tapi Partai Golkar tidak akan mengubah (sikap) oposisinya begitu saja, apalagi hanya menjadi stempel pemerintah," ucapnya. Dia menjamin, DPR akan tetap kritis secara proporsional dan obyektif.

Adapun soal posisinya barunya di Golkar, Agung menilai wajar dan bukan dipaksakan, kendati ini sesuatu yang baru. DIa menjelaskan, beberapa pemimpin Golkari di tingkat provinsi atau kabupaten/kota sudah biasa menunjuk pelaksana harian ketika dipilih menjadi gubernur atu bupati/walikota. "Kami hanya membuat jabatan itu formal. Selama ini jabatan itu biasa dikenal sebagai pelaksana harian," ujarnya.

Suliyanti






Komentar Anda

Kirim