New York Times: Newmont Buang Merkuri Beracun di Indonesia
Rabu, 22 Desember 2004 | 20:52 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan tambang PT Newmont Minahasa Raya melalui juru bicaranya, Rubi Purnomo, menolak menanggapi berita yang dilansir harian New York Times terbitan hari ini, Rabu (22/12). Menurut dia, Direktur Komunikasi Korporat Newmont di Denver Amerika, Douglas Hock yang lebih berhak memberi tanggapan.
"Saya memang menerima banyak pertanyaan tentang hal ini, tapi saya serahkan pada juru bicara Newmont Denver," ujarnya kepada TEMPO semalam, Rabu (22/12).
New York Times memberitakan laporan audit pengelolaan lingkungan yang berasal dari memo internal PT Newmont tahun 2001. Laporan itu menyebutkan, Newmont telah membuang gas merkuri beracun ke udara Indonesia.
Laporan audit pengelolaan lingkungan itu menyatakan, selama lebih dari 4 tahun, 33 ton merkuri dikumpulkan dan dibuang langsung ke lingkungan. Sekitar 17 ton dibuang ke udara dan sisanya ke Teluk Buyat, Sulawesi Utara.
Selain itu, laporan audit itu menggolongkan temuan merkuri dalam kelompok signifikan, artinya berisiko bagi kesehatan manusia dan lingkungan akibat penutupan tambang. Dalam dokumen tersebut juga dikatakan bahwa perusahaan telah mengeluarkan sinyal adanya tingkat merkuri yang tinggi di udara, dan tidak ada perubahan yang signifikan dalam pengelolaan lingkungan.
Laporan ini adalah sebagian dari proses audit internal yang digagas Newmont sendiri setelah adanya pencemaran 330 pounds merkuri di sekitar pertambangan mereka di Peru pada 2000. Saat itu, ratusan penduduk menyatakan sakit karena adanya pencemaran itu.
Menurut koran bergengsi Amerika itu, dalam setiap kesempatan, Newmont selalu mengatakan telah mengikuti standar lingkungan Amerika.
Rr. Ariyani
Topik :





