Komisi XI DPR Tolak Kenaikan BBM
Minggu, 26 Desember 2004 | 13:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Komisi XI DPR RI menolak kenaikan bahan bakar minyak yang rencananya akan dilakukan pemerintah. Penolakan ini disadarkan pada hasil pembahasan komisi. "Ini adalah kesepakatan Komisi XI. Kita tolak kenaikan BBM," kata anggota Komisi XI DPR RI Drajad Hari Wibowo kepada Tempo di Jakarta, Minggu (26/12).
Penolakan ini, kata Drajad, juga berkaitan dengan kenaikan elpiji dan pertamax yang dilakukan pemerintah beberapa waktu lalu. Menurut anggota dewan, kenaikan tersebut telah menyusahkan rakyat banyak.
DPR meminta pemerintah melakukan audit terhadap PT Pertamina dahulu sebelum menaikan BBM. Setelah audit dilakukan, barulah diputuskan naik atau tidak harga BBM ini. "Kemudian dicarikan alternatif yang lain dahulu," kata Drajad.
Penolakan kenaikan BBM ini akan disampaikan pada acara refleksi akhir tahun. Dengan ini diharapkan pemerintah segera merespon masukan yang diusulkan anggota dewan.
Secara pribadi, Drajad berharap pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM sampai 2006. "Kalau bisa sampai 2006 itu lebih bagus. Artinya 2005 supaya tidak ada kenaikan harga BBM. Itu usul yang saya sampaikan," katanya.
Muchamad Nafi





