Presiden Sampaikan Duka Korban Gempa dan Tsunami Aceh

Minggu, 26 Desember 2004 | 19:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan rasa dukanya terhadap para korban gempa dan tsunami yang melanda Aceh dan Sumatera Utara.

Juru bicara presiden Andi Alfian Malarangeng mengungkapkan, presiden mendengar kabar gempa berkekuatan 6,8 skala Ritchter di Aceh pada pukul 13.00 WIT. Ketika itu presiden baru turun dari pesawat dari Nabire menuju Jayapura.

“Presiden langsung menyampaikan keprihatinannya yang sangat mendalam, karena baru saja melihat korban gempa di Nabire, yang langsung diikuti gempa di Aceh ini,” kata Andi ketika dihubungi Tempo.

Sesaat setelah mendengar kabar tersebut, menurut Andi, Presiden langsung menginstruksikan jajaran menteri kabinetnya dan penguasa darurat sipil Aceh untuk melakukan tanggap darurat (emergency respons), yaitu harus mendahulukan pertolongan pertama bagi para korban berupa penyediaan obat-obatan, makanan, minuman, dan tempat penampungan.

Presiden juga telah memerintahkan kepada segenap instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi gempa susulan yang sering muncul seperti di Nabire, gempa susulan masih terjadi.

Menurut Andi, jumlah korban yang sudah diterima pemerintah sampai sore telah mencapai lebih dari 100 orang. Namun, angka tersebut masih akan terus berubah dan bertambah. “Kami juga kesulitan melakukan komunikasi untuk mengetahui data yang lengkap dari lokasi,” kata Andi.

Ketika ditanya apakah presiden juga akan langsung menjenguk korban dan lokasi gempa di Aceh, Andi mengatakan, “Tidak tertutup kemungkinan.”

Menurut rencana, malam ini presiden akan menghadiri perayaan Natal di Jayapura. Presiden direncanakan akan kembali ke Jakarta pada Senin (27/12) melalui Ambon.

Tito Sianipar - Tempo

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: