Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Wapres : Korban Tewas Ribuan, Dua Pertiga Banda Aceh Hancur
Minggu, 26 Desember 2004 | 00:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Wakil Presiden Jusuf Kalla langsung menggelar rapat kabinet darurat guna membahas langkah-langkah penanganan bencana di Aceh. Rapat dimulai sekitar pukul 21.30 WIB. Dihadiri oleh Mendagri, Panglima TNI, Kapolri, Meneg BUMN, Mendag, Menkes, Kabulog, Sejumlah pimpinan BUMN, dan Bakornas Penanganan Bencana.

Seusai rapat, wapres mengatakan pemerintah menetapkan bencanadi Aceh Sebagai bencana Nasional. Bantuan makanan, obat-obatan dan tenda darurat beserta dokter dan paramedis akan menuju Aceh besok pagi. "Karena bandara (Iskandar Muda) baru bisa dibuka pukul 18.00 WIB,\" kata Wapres di kediaman dinas, Jakarta (26/12)

Soal anggaran, pemerintah tidak menetapkan batas alokasinya. Prioritas utama saat ini selain menjamin ketersediaan makanan dan obat-obatan adalah menghidupkan kembali jaringan transportasi, listrik dan komunikasi.

Hingga saat ini, pemerintah belum mendapatkan data resmi berapa jumlah korban. "Diperkirakan ribuan," kata Wapres Jusuf. Menurut Sekretaris Jenderal Departemen Sosial, Rohadi, lebih dari 1.400 orang. "Kemungkinan korban masih akan bertambah,"katanya. Menurut kantor berita asing (AFP dan Reuters)mengutip sumber dari Departemen Kesehatan, korban sudah mencapai 1.800 orang lebih. Juga menurut Wapres Jusuf, angka ini kemungkinan masih bisa bertambah karena sebagian besar lokasi bencana belum terjangkau petugas.

Kerusakan paling besar tejadi di daerah sepanjang daerah pantai Aceh dan kota-kota utama. " Dua pertiga Banda Aceh hancur,"kata Wakil Presiden. Reuters melaporkan 1.400 korban tewas berasal dari Banda Aceh.

Sapto Pradityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/342/93; 20010215 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010225-134 Dua calon presiden (Capres) dari Partai Golkar, M Jusuf Kalla (kiri) dan Surya Paloh (kanan) dalam acara pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) ke-VII Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta, Jumat, 17 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031017].
Maumere Setelah Badai Tsunami
Jusuf Kalla dan Surya Paloh
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Korban Tsunami Aceh dan Sumatera Utara Lebih Dari 1.500 Orang
Pemerintah Tetapkan Gempa di Aceh Sebagai Bencana Nasional
Tanah Bergerak, 190 Warga Grumbul Mengungsi
Korban di Aceh Bertambah Jadi 500 Orang
Akibat Gempa, Komunikasi di Aceh Terputus
Moskow Langsung Bantu Korban Tsunami Indonesia
Pantai Cermin, Sumatera Utara Porak Poranda Disapu Tsunami
Jumlah Korban Gempa dan Tsunami di Aceh Terus Bertambah
Presiden Sampaikan Duka Korban Gempa dan Tsunami Aceh
Sejarah Tsunami di Indonesia
> selengkapnya...


Referensi

Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
Situs INFORM


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data