Masyarakat Indonesia Masih Gampang Melupakan Kesalahan

Selasa, 28 Desember 2004 | 14:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Anggota Petisi 50 Ali Sadikin mengatakan, memori masyarakat Indonesia masih pendek. "Mereka cepat melupakan kesalahan masa lalu untuk kemudian mengulanginya kembali," katanya disela-sela jumpa pers catatan akhir tahun 2004 Petisi 50 di, kediaman Ali Sadikin Jakarta, Selasa (28/12).

Menurutnya, masyarakat Indonesia sangat cepat melupakan kesalahan yang terjadi baik dalam bidang politik, budaya dan lainnya. Akibatnya, pada tahun 2004 ini belum ada perubahan signifikan.

Catatan akhir tahun Petisi 50 ini bukan menyoroti kasus perkasus. Namun, melihat sampai sejauh mana perubahan dalam implementasi cita-cita perjuangan setelah kemerdekaan.

Petisi 50 adalah kumpulan aktivis di masa Orde Lama dan Orde Baru. Kelompok ini hampir selalu berseberangan dengan mantan Presiden Soeharto. Saat ini, anggota Petisi 50 tinggal 24 orang, adapun 26 orang lainnya telah meninggal dunia.

Eworaswa

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: