Pemerintah Prioritaskan Enam Tindakan Di Aceh

Selasa, 28 Desember 2004 | 23:12 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akan melakukan enam prioritas untuk menangani bencana tsunami di Aceh.

"Segala bantuan diharapkan dapat dikelola dengan jelas dan disalurkan dengan baik. Untuk itu ada enam prioritas yang akan dilakukan," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ditengah tumpukan bantuan di hangar TNI-AU Kelapa Sawit Polonia Medan yang dijadikan Posko Bencana Nasional Gempa Medan,Sumatra Utara, Selasa malam.

Presiden bersama rombongan--setelah berkunjung ke Banda Aceh dan Lhok Seumawe--tiba di Medan pukul 20.00 wib, dan hanya sekitar 20 menit meninjau posko dan saat ini berada di Hotel Tiara Medan untuk menginap semalam.

Menurut Presiden, seluruh Aceh sangat menderita dan mengalami kerusakan maksimal dan semuanya belum pulih. Mulai dari jalur komunikasi, sambungan telekomunikasi semua tak berfungsi. “Kalau tak secara cepat dilakukan dan memberikan bantuan akan menimbulkan kekawatiran semuanya.”

Untuk itu dibutuhkan persaudaraan, solidaritas dan dan sangat diharapkan semua rakyat Indonesia bersama pemerintah bisa memberikan bantuan kemanusiaan. Ada pun beberapa prioritas yang diungkapkan SBY antara lain:
Pertama, membenahi telekomunikasi atau
komunikasi antara Medan-Banda Aceh dan
kabupaten-kabupaten di seluruh Aceh bisa pulih
kembali.

Kedua, menyalurkan bantuan obat-obatan, makanan, tenda, agar bisa didistribusikan kepada yang membutuhkan. Ketiga, pengungsi harus direlokasi dari setiap kabupaten ke tempat yang aman.

Keempat, jenazah yang jumlahnya ratusan bisa diurus dengan baik dengan religius dan dilakukan dengan cara yang baik.

Kelima, pembenahan kota Banda Aceh. Keenam, distribusi BBM akan menimbulkan antrean yang panjang bila tidak dikelola dan akhirnya bisa menimbulkan gangguan keamanan. Bambang Soed dan Hambali Batubara






Komentar Anda

Kirim