80 Anggota Laskar Mujahidin Berangkat ke Aceh
Kamis, 30 Desember 2004 | 18:08 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta:Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) mengirim 80 orang anggotanya menjadi relawan untuk meringankan beban penderitaan para korban tsunami di Nangro Aceh Darussalam (NAD). Sebanyak 30 orang Laskar Mujahidin telah diberangkatkan dari Medan, Sumatra Utara, sisanya akan berangkat bersama relawan dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.
Ketua Umum MMI Irfan Suryadi Awwas kepada wartawan Kamis (29/12) mengatakan, anggota yang dikirim itu terdiri dari dokter, mubaligh, dan tenaga evakuasi. Selain membawa perbekalan obat-obatan, MMI juga membekali mereka makanan siap santap serta kain kafan.
"Tim relawan Majelis Mujahidin yang kami kirim sudah tiba di Aceh. Laporan dari mereka, kebutuhan para korban bencana alam memang sangat kompleks. Selain makanan, obat-obatan dan pakaian, yang tidak kalah pentingnya adalah tenaga pendakwah, karena kondisi mental dan spriritual para korban saat ini sangat menurun. "Mereka perlu bimbingan agama," ujar Irfan.
Para relawan Mujahidin itu, kata Irfan, mempunyai posko di Medan. Relawan MMI ini akan bekerja sama dengan Mer-C, yang lebih dulu berada di Medan dan Banda Aceh. "Soal penempatan relawan baik di Maulaboh, Lhoksumawe atau Banda Aceh, akan kami koordinasikan terus dengan Mer-C dan tim perintis yang sudah tiba di lokasi lebih awal," ucapnya.
Syaiful Amin





