Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

LSM : Darurat Sipil Diganti Darurat Bencana Nasional Saja
Kamis, 30 Desember 2004 | 18:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Suara Masyarakat Untuk Aceh yang terdiri dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) mendesak pemerintah untuk menetapkan Provinsi Naggroe Aceh Darussalam dalam kondisi “Darurat Bencana Nasional”. “Bencana Aceh telah memakan korban yang sangat besar,” ujar Koordinator Kontras, Usman Hamid saat jumpa pers di Hotel Sahidjaya, Jakarta, Kamis (30/12).

Tampak hadir Zoemrotin (Komnas HAM), Rita Serena (Mitra Perempuan) serta berbagai perwakilan LSM lainnya. Selain itu mereka juga menuntut pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat untuk mencabut satus Darurat Sipil Aceh.

Menurut Hamid, dengan status darurat bencana ini diharapkan pemerintah dapat memberikan akses yang besar terhadap masyarakat dalam memberikan bantuan. “Enggak mungkin masalah sebesar ini hanya ditangani dalam negeri, “katanya.

Saat ini, menurut Hamid, pemerintah harus melakukan langkah mobilisasi nasional yang cepat dan terkoordinasi. Selain itu, mereka juga meminta pemerintah mengintrusikan sarana transportasi sipil dialihkan untuk membantu bencana.

Gagasan ini sesungguhnya muncul dari pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyatakan “darurat apapun tidak ada lagi di Aceh.” Berbeda dengan pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Widodo AS yang menyatakan Darurat Sipil Aceh masih berlaku.

Dalam kesempatan dan tempat yang sama, terdapat rapat koordinasi tentang pembentukan Komisi Darurat Kemanusiaan yang dipandu Koordinator Indonesian Corruption Watch, Tetan Masduki. Komisi ini akan bertugas dalam koordinasi pengelolaan bantuan, relawan, pusat informasi, distribusi dan transportasi, serta rekonstruksi.

Ewo Raswa

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menko Kesejahteraan Rakyat/Menko kesra, M Jusuf Kalla saat meluncurkan dokumen The State of The World's Children Report 2003  Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/342/93; 20010215 ].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010225-134
M Jusuf Kalla
Maumere Setelah Badai Tsunami
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Star Air Buka Penerbangan Gratis ke Medan
Polwiltabes Semarang Awasi Pengumpulan Dana Peduli Aceh
Konvoi Logistik Dicegat, Satu Dijarah
BUMN Diminta Inventarisir Kerugian
80 Anggota Laskar Mujahidin Berangkat ke Aceh
Nasib 700 TNI dari Bali yang Bertugas di Aceh Belum Diketahui
Din Syamsuddin: Jenazah Korban Tsunami Dimungkinkan Dibakar
153 Anggota Polda Bali di Aceh Dipastikan Selamat
Pesta Tahun Baru di Malang Diganti Acara Amal
Dana Rekonstruksi Gempa Bumi Alor Masih Kurang
> selengkapnya...


Referensi

Inikah Gempa Itu?
Akbar Gandeng Wiranto Hadapi Jusuf Kalla
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
Laporan Penelusuran Penyumbang “Bermasalah ”

Website

Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data