Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Presiden Minta Pejabat Menjadi Orang Tua Asuh
Kamis, 30 Desember 2004 | 20:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, pemerintah akan bertanggung jawab dan mengelola anak-anak yatim-piatu di daerah-daerah bencana. Menurut dia, banyak anak-anak yang kehilangan orang tua akibat menjadi korban bencana alam di berbagai daerah, seperti Alor, Nabire, Aceh, dan Sumatera Utara.

Anak-anak malang itu, kata dia, akan dikelola pemerintah. Tapi Presiden tidak menjelaskan lebih lanjut teknis pelaksanaannya. "Tadi ada diskusi kecil di atas (usai Sidang Kabinet). Saya sudah menyampaikan agar anak-anak yatim piatu yang sekarang ada di Aceh dan Sumut bahkan juga di Nabire, Alor, dan daerah-daerah yang tertimpa bencana, itu nanti bisa dikelola oleh pemerintah," kata Presiden dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (30/12).

Selain itu, Presiden meminta kesukarelaan dari berbagai pihak, terutama para menteri dan pejabat-pejabat utama untuk menjadi orang tua asuh bagi anak yatim-piatu tersebut. Menurut dia, langkah ini sebagai bentuk rasa kesetiakawanan sosial yang perlu dikembangkan.

Selain itu, Presiden juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk merayakan tahun baru 2005 secara sederhana. "Memang biasanya kita mengadakan perayaan, berkumpul," kata dia. Tapi akibat bencana di Aceh, masyarakat diminta merayakannya dengan doa bersama dan syukuran saja serta menjadi wahana untuk menggalang bantuan. "Mudah-mudahan menambah rasa kesetiakawanan kita," kata dia.

Yura Syahrul / Sapto Pradityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Negera Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono bersalaman dengan koordianator Tim Advokasi Peduli Beban Rakyat, Hotman Paris Hutapea yang akan  menyampaikan ketidaksetujuan Tim Advokasi Peduli Beban Rakyat atas kerja sama pemerintah dengan IMF yang terlalu banyak mencampuri urusan dalam negeri Indonesia sehubungan dengan somasi yang telah dilayangkan kepada IMF di kantor Menko Polkam, Jakarta, 30 Januari 2003. [TEMPO/ Purwanta BS; K12A/077/2003; 20030219]. Cendekiawan Muslim, Nurcholish Madjid alias Cak Nur (kanan) didampingi calon presiden dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY (kiri), dalam konferensi pers seusai melakukan pertemuan empat mata di kediaman Cak Nur di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2004. [TEMPO/Usman Iskandar; K21A/204/2004; 20040507].
Susilo Bambang Yudhoyono dan Hotman Paris Hutapea
Nurcholish Madjid dan Susilo Bambang Yudhoyono
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Desa Dayak Tengoh Tinggal Dihuni 98 Orang
Delapan Asrama Polisi Aceh Rusak Berat
Pemerintah Siapkan Tiga Tahap Pemulihan Aceh
Wabah Penyakit Mulai Hantui Aceh
Kaum Profesional Dirikan Pusat Informasi Rehabilitasi
Baru Lima Ribu Jenazah Terevakuasi
Dephub akan Alihkan Pengiriman Bantuan Melalui Laut
Bulog Masih Kesulitan Kirim Logistik ke Meulaboh
Pemerintah akan Tindaklanjuti Usulan Penundaan Pembayaran Utang
Relawan PK Sejahtera Menembus Aceh dengan Sepeda
> selengkapnya...


Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
Wiranto: Yudhoyono Pernah Janji bahwa Kalla Tak Akan Maju
Jangan Sampai Jadi Dokumen Tanpa Arti
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Departemen Sosial
Situs INFORM


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data