Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

PLN Jawa Barat Siap Tampung Anak Yatim Piatu Aceh
Sabtu, 01 Januari 2005 | 03:42 WIB

Sekitar 4.200 karyawan PLN Distribusi Jawa Barat dan Aceh siap menampung anak yatim piatu yang menjadi korban gempa dan gelombang tsunami di Aceh dan Sumatera Utara.

"Insya Allah kami siap menerima dan membiayai sekolah mereka," ujar General Manager PLN Distribusi Jawa Barat dan Banten Murtaqi Syamsuddin di Bandung, Jumat (31/12) pagi.

Menurut Murtaqi, dari sekitar 1.500 karyawan PLN di Aceh, lebih dari 300 di antaranya meninggal dunia akibat bencana itu. Jumlah ini diperkirakan masih terus bertambah karena pencarian masih belum selesai. "Mereka meninggalkan anak yang jumlahnya jauh lebih besar," katanya.

Namun, kata Murtaqi, pihaknya juga siap menampung anak yatim piatu lain. Selain siap menerima anak yatim piatu dari Aceh,

Murtaqi mengaku sudah memberangkatkan bantuan berupa logistik dan relawan. Jumat dini hari, katanya, sekitar 20 ton peralatan, 1unit alat berat, 1 truk, 3 mobil untuk perbaikan jaringan, alat pengangkut personil, material dan logistik lain sudah dikirimkan.

Bersamaan dengan itu, kata Murtaqi, PLN mengirimkan pula satu dokter dan 26 personil dengan tujuan Banda Aceh.

Jika situasi memungkinkan, katanya,
dari Banda Aceh mereka akan terus menuju Meulaboh. "Mereka akan dirolling setiap dua minggu sekali sampai kondisi di Aceh betul-betul kondusif," katanya. (rana akbari fitriawan)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah warga/ penduduk yang tertimpa bencana tanah longsor di Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini PWI/ Tempo. Bebek-bebek dan rumah penduduk korban bencana tanah longsor di  Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah 2000. Foto : Rini PWI/ Tempo.
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Minta US$ 3 Miliar dari Bank Dunia untuk Aceh
Korban Tsunami Butuh Uang
PLN Mulai Nyalakan Listrik Di Meulaboh
SBY Ikuti Muhasabah Di Istiqlal
Bank Syariah Mandiri Cabang Banda Aceh Siap Beroperasi
Warga Diminta Tak Cemaskan Gempa dan Tsunami Susulan
Sumbangan ke Aceh Tidak Akan Dikenakan Pajak Impor
Banda Aceh Mulai Berdenyut
Aparat dan Relawan Panik Mengubur Mayat
Gus Dur: Mayat Harus Segera Dibakar
> selengkapnya...


Referensi

Inikah Gempa Itu?
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data