|
Nusa
Tahun Baru Di Poso, Dua Ledakan Bom
Sabtu, 01 Januari 2005 | 16:27 WIB
TEMPO Interaktif, Palu:Malam pergantian tahun baru di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diwarnai dua kali ledakan bom. Meski bom tersebut tak membuat jatuh korban jiwa, kejadian tersebut membuat resah warga yang tengah merayakan pergantian tahun. Seraya berharap di tahun baru, kehidupan bisa berjalan lebih tenang dan damai.
Informasi yang dikumpulkan TEMPO di lapangan menyebutkan, ledakam bom yang berbunyi keras itu terjadi pada pukul 00.45 menit Waktu Indonesia Tengah di Jalan Pulau Bali, dekat penginapan Alamanda. Penginapan ini kerap dipakai sebagai asrama aparat keamanan dari kepolisian, baik ketika konflik masih terjadi di Poso maupun pascakonflik. Selang beberapa menit kemudian, bom kembali meledak di Jalan Pulau Kalimantan, tepatnya di belakang Gereja Bethani.
Menurut Kepala Dians Sosial Poso, Amirullah Sia, ledakan tersebut bukan berasal dari mercon, tapi memang bunyi bom. Menurut Amirullah, saat ledakan terjadi, warga Poso lebih banyak berkumpul di Masjid dan rumah Bupati Poso yang mengadakan acara
open house untuk berdoa belasungkawa atas rakyat Aceh Darussalam. “Eh, tahu-tahunya ada bom, maka warga marah," kata Amirullah.
Kapolres Poso, AKBP Abdi Darma membenarkan adanya ledakan bom di dua tempat tersebut. Ia mengatakan, ledakan ini tak menimbulkan korban jiwa tapi warga semapt resah. Kekuatan bom kata Abdi rendah dan berjenis low eksplosif.
Khusus bom yang meledak di Jalan Pulau Kalimantan, bom berada di kandang ayam. Belum diketahui siapa pemilik kandang tersebut dan di tempat kejadian, menurut Abdi Darma, ditemukan sejumlah lempengan besi tajam dan paku. "Kita masih olah tempat kejadian perkara (TKP), jadi belum bisa diketahui motifnya," Kata Abdi.
Abdi juga menyebutkan pada pagi ini, Sabtu (1/1) ditemukan sebuah bom di Jalan Pulau Tarakan, Poso Kota. Bom ini dikemas dalam kaleng susu. Aparat kepolisian dari tim penjinak bom (jihandak) langsung meluncur ke lokasi. Setelah diledakan, isinya berupa potongan paku, terali sepeda yang sudah dibuat runcing dan barang tajam lainnya. "Pukul 11. 30 kami sudah ledakan dan bom itu bunyinya sangat keras," kata Abdi.
Darlis Muhammad (Palu)
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|