Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Tim Evakuasi Mayat Kekurangan Tenaga dan Peralatan
Sabtu, 01 Januari 2005 | 20:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Tim evakuasi mayat yang tergabung dalam satuan koordinasi pelaksanaan bencana alam Nangroe Aceh Darussalam (NAD) merasa kekurangan tenaga relawan dan peralatan.

"Kami amat membutuhkan tambahan relawan dan peralatan yang memadai," kata anggotoa tim evakuasi, Eka Susila kepada Tempo, Sabtu (1/1) siang.

Sampai hari ketujuh, Tim Satkorlak beranggotakan sekitar 400 orang, terdiri dari sekitar 300 personel TNI dan seratusan relawan sipil. "Padahal kami membutuhkan sekitar 100 anggota tim evakuasi," kata Eka.

Soal peralatan, tim evakuasi dilengkapi oleh peralatan yang amat minim. "Mereka dilengkapi masker, dan sarung tangan yang kadang tak terjamin keamanan dan kesehatannya," kata dia.

Itu sebabnya sampai saat ini tim evakuasi baru mengevakuasi 9.336 mayat dan mereka sudah dimakamkan di Desa Lambaro, Desa Gurah, Neunafah Pateun, Lamnyong.

Saat ini anggota tim mengaku masih kuat. Namun, dalam hitungan hari, kondisi fisik mereka bakal ambruk. Itu sebabnya bila bantuan personel evakuasi dilipatgandakan, tim yang sudah bekerja bisa diistirahatkan sambil menghimpun tenaga. Menurut Eka, dengan keterbatasan anggota tim, pihaknya tetap berharap menyelesaikan evakuasi secepat mungkin. Namun, bisa juga sampai 15 hari. "Karena begitu ditemukan mayat dan dikubur, kami menemukan mayat baru," kata Eka.

Itu sebabnya bila siapapun yang akan mengirim relawan evakuasi mayat, harus sekaligus dilengkapi beberapa peralatan yang ideal:
Pertama, masker yang memiliki tabung yang filternya bisa diganti layaknya masker seperti yang digunakan tim Gegana.
Kedua, sarung tangan karet panjang untuk alat berat, bukan sarung tangan utnuk opaersi di rumah sakit.
Ketiga, sepatu panjang sedengkul karena banyak mayat yang terbenam di lumpur.
Keempat, helm karena banyak mayat yang terletak di dalam bangunan runtuh.
Kelima, sekop untuk menggali.
Keenam, tandu sekop, yakni sekop yang langsung menjepit dan mengangkat mayat sehingga memudahkan evakuasi mayat yang sudah amat membusuk dan terputus organ tubuhnya begitu ditarik.
Ketujuh, pakaian yang banyak, karena setiap hati para anggota tim evakuasi mengganti pakaian minimal 2 kali.
Kedelapan, obat semprot anti bakteri dan kuman, untuk menyemprot obat ke tuibuh tim evakuasi sebelum dan sesudah mengangkat mayat.
ali anwar


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah warga/ penduduk yang tertimpa bencana tanah longsor di Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini PWI/ Tempo. Bebek-bebek dan rumah penduduk korban bencana tanah longsor di  Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah 2000. Foto : Rini PWI/ Tempo.
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PKS Kirim (Lagi) Relawan Ke Aceh
Relawan Mengantri Untuk Diberangkatkan dari Halim
Warga Mulai Bersihkan Rumah dan Mengambil Mobil Miliknya
Banda Aceh Dibersihkan dari Puing-Puing
Gempa Kecil Masih Terjadi di Aceh
Hingga Detik Pergantian Tahun, Pesawat Bantuan Hilir Mudik Terbang ke Aceh
PLN mulai Aktifkan Listrik Di Meulaboh
Pertamina Salurkan 3.540 Kilo Liter BBM ke Aceh
Bantuan Ke Meulaboh Berdatangan
Menko Kesra Pegang Komando Pemerintahan di Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Inikah Gempa Itu?
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data