|
Nasional
Bantuan Masih Tersendat
Sabtu, 01 Januari 2005 | 22:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Para pengungsi korban bencana alam tsunami mengeluhkan lambatnya distribusi bantuan yang diberikan kepada mereka.
"Sampai hari ini saya belum dapat apa-apa," Rajali Amin, warga kampung Meraksa, Kecamatan Ulee Lheu yang mengungsi di Kamp Pengunsi Jl. Mata Ie Ketapang, Sabtu (1/1).
Begitupula yang dituturkan Nurjanah, warga Lampulo. Ia mengatakan hingga hari keenam sejak kejadian bencana itu belum mendapatkan bantuan. Satu-satunya bantuan yang diperolehnya berasal dari warga sekitar dan akhirnya bertemu dengan sanak saudara mereka.
Dari pengamatan Tempo, pemberian bantuan terutama makanan mengalami kesulitan pembagian. Di kamp pengungsian Mata Ie, para pengungsi harus menempuh prosedur yang berbeda-beda setiap harinya untuk mendapatkan makanan dan minuman.
Sehari sebelumnya, para pengungsi dibagikan kupon tetapi ketika hari ini pembagian bantuan hanya menggunakan secarik kertas yang bertuliskan nama dan tempat asal dengan cara berkelompok. Setiap orang bisa saja menuliskan nama anggota keluarga atau kelompoknya tanpa dicek kebenarannya.
Akibatnya perubahan prosedur ini sebagian warga kebingungan dan terjadi saling rebutan. Ada warga yang mendapat bantuan dua kali. "Masa saya ditanya petugas kena bencana atau tidak," ujar Sarifah, warga Kahju dengan nada tinggi.
Bahkan seorang ibu dan anaknya kebingungan karena tidak tahu harus bagaimana mendapatkan bantuan. "Daripada ngantre saya minta-minta saja sedikit-sedikit ke orang," kata Nurjanah. edy can
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|