|
Nasional
Posko Kewalahan Layani Wartawan Asing
Sabtu, 01 Januari 2005 | 23:28 WIB
TEMPO Interaktif, Medan: Posko Nasional Bantuan Bencana Gempa Medan yang dipusatkan di hangar Pangkalan Udara TNI-AU Kelapa Sawit Polonia Medan, kewalahan melayani wartawan asing yang ingin diprioritaskan terbang ke lokasi bencana gempa dan tsunami. Kondisi ini terjadi kaena banyak wartawan asing yang sampai saat ini tertahan di Posko tidak bisa berangkat.
Padahal pesawat yang berangkat ke lokasi bencana diprioritaskan untuk mengangkut logistik dan tenaga medis ke titik lokasi. Hal ini diungkapkan jurubicara Kordinator Posko Nasional, Eddy Sofyan kepada Tempo, Sabtu malam (01/01). ?Selama sepekan ini tugas utama kami adalam mendroping bantuan logistik dan tenaga medis ke lokasi bencana dan bila ada wartawan asing itu pun disisipkan. Jadi prioritas utama adalam mengangkut bantuan untuk para korban,? ujarnya.
Eddy menjelaskan tertahannya wartawan asing bukan kesalahan Posko Nasional. ?Seharusnya pihak Deplu tidak asal sorong saja ke Posko,? ujarnya. Menurutnya, sebaiknya Deplu bisa menyediakan satu pesawat khusus untuk wartawan asing atau pun nasional. Jadi jangan nantinya dengan tertahannya wartawan asing citra buruk dialami Posko nasional akibat pemberitaan tertahannya mereka.
Sebelumnya sekitar 20 jurnalis asing diantaranya dari Bulgaria, Malaysia, Australia
dan Belanda dan Jepang yang terdaftar di Deplu tertahan di Medan dan belum bisa masuk ke Aceh. Ini dikarenakan sebagian dari jurnalis itu bermasalah yakni tidak memiliki kesempatan terbang ke lokasi bencana.
Bambang Soed/Hambali Batubara?Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|