|
Nasional
Stok Obat Terbatas, Pengungsi Banyak yang Tak Tertolong
Minggu, 02 Januari 2005 | 10:16 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Ratusan pengungsi bencana tsunami di Aceh banyak yang tak tertolong jiwanya. Walau sempat mendapat perawatan medis, namun karena persediaan obat terbatas, mereka akhirnya meninggal.
Menurut dikter Agung Darmawan, sukarelawan dari Semarang yang sempat menangani para korban, mengaku tak mampu berbuat apa-apa. "Selain tidak ada obat, beberapa peralatan kesehatan juga kurang," kata Agung kepada Tempo di Aceh, Minggu (2/1).
Agung menjelaskan, para pengungsi berpotensi terjangkit berbagai penyakit. Penyakit tersebut ditimbulkan oleh lingkungan daerah yang tidak steril, juga masih banyaknya mayat-mayat yang belum dievakusi.
Ribuan pengungsi korban gempa bumi dan gelombang tsunami ini juga berjubel di Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh. Rencananya, mereka akan diberangkatkan ke erdan, Sumatera Utara.
Sampai Minggu (2/1) pagi ini belum ada kejelasan kapan mereka berangkat lantaran jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat Hercules tidak menentu. "Kami sudah dua hari menunggu Hercules," keluh Nuryati, salah satu korban.
Faidil Akbar-Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|