Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

1.550 Desa di Aceh Belum Berfungsi
Senin, 03 Januari 2005 | 14:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Dalam Negeri M. Ma’ruf mengatakan, sampai dengan pukul 08.00 WIB, sebanyak 1.550 dari total 5.862 desa di Nanggroe Aceh Darussalam masih belum bisa berfungsi. Sedangkan yang telah berfungsi mencapai 4.312 desa.

“Desa yang belum berfungsi sekitar 26 persen, “ kata Ma’ruf, setelah memberikan pengarahan ke Pradja Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) di kantor Departemen Dalam Negeri Jakarta hari ini.

Sementara itu, dari 227 kecamatan yang ada hanya 172 kecamatan saja yang berfungsi. Dia berharap, dengan turunnya satuan tugas ke Aceh, upaya memperkuat pemerintahan di negeri Serambi Mekah itu dapat segera berjalan. “Pelayanan umum juga kami harapkan makin baik, “ kata menteri.

Pemerintah masih menunggu laporan dari satuan tugas untuk kabupaten. Namun, menurut Ma’ruf, banyak kendala di lapangan terutama transportasi yang terhalang puing-puing dan bongkahan reruntuhan bangunan.

menurut Ma’ruf, untuk menangani infrastruktur pemerintahan yang rusak akan dikembangkan konsep-konsep darurat. Jika fasilitas kantor belum tersedia, maka akan digunakan tenda lapangan untuk menjalankan roda pemerintahan.

Selain itu, akan dilakukan inventarisasi terhadap surat-surat yang hilang. “Saya lega karena mulai hari ini (3/1), faksimilie mulai berjalan lancar lewat posko yang ada d isana,” katanya.

Begitu juga pendataan korban akan dilakukan secara simultan. “Selain mendata aparat, kami juga mendata keluarga dan anak-anaknya,” katanya.

Berkaitan dengan masalah adopsi anak korban bencana, Kementerian akan bekerja sama dengan pihak lain yang berkompeten.

Eworaswa - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Dalam Negeri, Hari Sabarno saat menghadiri rapat Pansus RUU Pemilu 2004 di Gedung DPR Jakarta, Senin, 17 Februari 2003. 
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030314]. Menteri Dalam Negeri, Hari Sabarno saat menghadiri rapat Pansus RUU Pemilu 2004 di Gedung DPR Jakarta, Senin, 17 Februari 2003. 
[TEMPO/ Amatul Rayyani; Digital Image; 20030314].
Hari Sabarno
Hari Sabarno
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

100 Pradja STPDN Diberangkatkan ke Aceh
Panti Depsos Siap Tampung Korban Bencana Aceh
Presiden : Bencana Aceh Tidak Menjadi Ancaman Rencana Pembangunan Ekonomi
Konsep Tata Ruang Belum Mengakomodasi Anc aman Gempa
Konsep Tata Ruang Belum Mengakomodasi Anc aman Gempa
Puteh Akan Sampaikan Penanganan Aceh kepada Presiden
Kapal Pelni Prioritaskan Aceh Ketimbang TKI di Malaysia
Jalur Meulaboh-Medan Diharapkan Selesai Tiga Hari
Posko Bencana Temukan 163 dari 525 Orang Hilang
Warga Kekurangan Kantong Mayat
> selengkapnya...


Referensi

Inikah Gempa Itu?
Keppres RI No. 10 Tahun 2001 Tentang Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Bidang Pertanahan
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
UU RI No.22 Thn.1999 Tentang Pemerintahan Daerah
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Departemen Dalam Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data