|
Nasional
Detasemen 88 Usut Penggambar Denah Rencana Bom Bali II
Senin, 03 Januari 2005 | 15:58 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar:Satu tim dari Kesatuan Khusus Anti Teror 88 Polda Bali, Senin (3/1) diberangkatkan ke Polres Buleleng untuk ikut memeriksa Ayupi Hadicucu, 25 tahun. Lelaki itu diduga telah menggambar denah bom, yang rencannya akan diledakkan di kota Denpasar.
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar AS. Reniban, tim yang terdiri atas 5 orang personil ini dipimpin langsung Wakil Kepala Detasemen Kusus Anti Teror 88 Polda Bali Komisaris Budi Wasono. "Mereka berangkat untuk mendalami kasus ini. Prinsipnya, kami tidak mau kecolongan,"ujarnya, Senin (3/1).
Meski hasil pemeriksaan sementara tim penyidik Polres Buleleng menemukan kegiatan Ayupi hanya iseng saja membuat sketsa itu. Namun Kapolda Bali Irjen Polisi Made Mangku Pastika, kepada wartawan memerintahkan langsung anak buahnya mendalami masalah ini. "Kalau memang dia iseng, dan dalam kondisi stres, kenapa harus membuat sketsa rencana peledakkan bom? Untuk itu saya minta kepada anggota saya, untuk mendalami masalah ini,"katanya.
Menurut Pastika, dari laporan yang disampaikan Kapolres Buleleng kepadanya, lelaki asal Palembang itu, memang dalam keadaan stres setelah dirinya dililit persoalan hutang-piutang dan ancaman perceraian oleh istrinya.
"Namun untuk membuktikan hal itu, saya sudah minta tim penyidik si Ayupi ini juga diperiksa oleh psikiater. Jangan dikasih lepas begitu saja,"katanya.
Kepala Polres Buleleng AKBP Andi Ledianto, Jumat (31/12) lalu, telah menangkap Ayupi, lelaki yang diduga telah membuat gambar denah yang akan dijadikan sasaran peledakkan bom. Dalam gambar itu, tempat-tempat yang dijadikan sasaran antara lain, Supermarket Matahari Duta Plaza, Karaoke Akasaka, Supermarket Libi, dan Markas Kodam IX /Udayana. Keempat tempat itu semuanya berada di Denpasar.
Kabar ini sempat mengagetkan pihak Kodam Udayana. Bahkan Kepala Penerangan Daerah Militer IX/Udayana Letkol CAJ Ida Bagus Gaga Adiana, mengaku telah mengirim anggota dari Detasemen Intelejen untuk mengetahui detil informasi tersebut. "Mereka berangkat ke Buleleng kemarin. Hingga hari ini saya belum dapat laporannya dari mereka,"katanya saat dihubungi Tempo, Senin (3/1).
Raden Rachmadi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|