|
Nasional
PBNU Siapkan Pesantren di Jawa Untuk Anak-Anak Aceh
Senin, 03 Januari 2005 | 16:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pengurus Besar Nahdlatul Ulama telah menyiapkan sekitar 450 pesantren di tiga provinsi di Pulau Jawa untuk menampung anak-anak korban becana gempa dan tsunami di Aceh.
Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah NU Ahmad Bagja menjelaskan, pesantren-pesantren itu telah siap menerima anak-anak korban bencana. Penampungan ini terdiri dari 150 pesantren di Jawa Tengah, 100 pesantren di Jawa Barat, dan 200 pesantren di Jawa Timur.
”Yang masih menjadi masalah utama adalah kerja sama dengan pihak di Aceh sendiri, karena kami tidak bisa begitu saja kan menampung anak-anak dan kemudian dibawa keluar begitu saja dari Aceh. Setahu saya di Aceh secara administrasi belum memungkinkan untuk melakukan pendataan maupun koordinasi ini,” kata Ahmad saat dihubungi Tempo.
Selain masalah administrasi, kesulitan lain yang menghadang adalah sulitnya transportasi ke dan dari Aceh. NU sendiri telah mendirikan base camp di Medan, sehingga bantuan yang dikirimkan harus melalui jalur darat dari Medan hingga ke lokasi.
Menurut Ahmad, hari ini telah dikirimkan bantuan sebanyak 10 ton berupa bahan makanan, pakaian, pembalut wanita, serta pompa air.
”Berdasarkan informasi NU di Aceh, yang dibutuhkan oleh warga di sana adalah air, sehingga kami memutuskan untuk mengirim pompa yang sudah ada filter airnya,” katanya.
NU telah mengirimkan satu buah pompa air senilai Rp 18 juta dan akan mengirimkan lima buah pompa lagi. Pompa air ini merupakan hasil karya mahasiswa Universitas Sumatera Utara Medan.
Selain pompa, NU juga telah mengirimkan sebanyak 20 relawan dari NU Medan. Sedangkan relawan dari Jakarta antara 30-50 orang yang berasal dari unsur-unsur NU seperti Persatuan Mahasiwa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Banser, serta Fatayat akan segera dikirimkan ke lokasi bencana.
Sita Planasari A - Tempo
INDEKS BERITA LAINNYA :
|