Pemerintah Belum Pasok BBM di Meulaboh
Senin, 03 Januari 2005 | 23:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Hingga hari kedelapan bencana tsunami di Aceh ternyata pasokan bahan bakar minya (BBM) di Meulaboh dan Krueng Raya masih belum dapat dilakukan. "Kedua daerah itu baru akan kami coba masuki karena ada jembatan yang putus," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas IIn Arifin Takyan di Jakarta, Senin (3/1).
Menurutnya, pasokan BBM dikedua wilayah itu akan dipenuhi dengan menggunakan helikopter. "Kebetulan ada operasi di pantai Barat yang menggunakan helikopter kami akan coba membawa BBM," katanya.
Iin menuturkan, sebenarnya untuk wilayah Krueng hanya kekurangan solar, karena tanki solar telah rusak dan tergeser sejauh 50 meter. "Untuk premium dan minyak tanah masih ada dua tanki," katanya.
Pasokan di wilayah Banda Aceh dan Lhokseumawe tidak mengalami kendala. Pemerintah, kata Iin, telah membuat dua jalur distribusi. Ke Banda Aceh lewat jalur darat yang dibawa dari Medan, sedangkan untuk ke Lhokseumawe dari Medan dibawa lewat darat dan juga laut. "Bahkan tanki minyak kelapa sawit digunakan juga membawa BBM," tandas Iin.
Muhamad Fasabeni





