Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pengadilan di Aceh Hancur Lebur, Perkara Bisa Dimulai Dari Awal
Selasa, 04 Januari 2005 | 02:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Kondisi gedung pengadilan di Aceh, yang terkena gempa tektonik dan gelombang tsunami, Menurut Sekretaris Jenderal Mahkamah Agung (MA), Gunanto Suryono, hancur. "Hancur lebur,"katanya.

Sesuai surat Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan, Sudjiono Siswohutomo, gedung kantor pengadilan tinggi dan pengadilan negeri Banda Aceh, rusak parah. Dengan kerusakan yang terjadi tersebut, Gunanto tidak menampik berkas-berkas pengadilan pun, ikut rusak. "Mungkin hanyut, mungkin basah dan tidak bisa dibaca lagi," ujarnya.

Sekjen MA akan mengusulkan kepada Ketua MA Bagir Manan, untuk membuat ketetapan mengenai tidak berfungsinya berkas karena bencana. "Itu dibenarkan oleh undang-undang, karena bencana tidak bisa diduga datangnya," ujar Gunanto.

Dengan hilangnya berkas tersebut, menurut Gunanto, kemungkinan satu kasus akan dimulai dari awal. "Karena hakimnya mungkin saja tidak ingat,"katanya. Namun pihaknya meminta kepada yang berperkara, apabila masih mempunyai berkas perkara, untuk menyerahkannya ke pengadilan.

Menurut Gunanto, saat ini MA membentuk tiga posko di gedung MA di Medan dan di Aceh untuk mendata kerusakan gedung, mendata orang-orang yang selamat, orang-orang yang meninggal dan hilang, keluarga, termasuk anak-anak yang terlantar dari lingkungan pengadilan.

Indriani Dyah S

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Banjir lahar setelah letusan gunung Pinatubo di kota Bacolor, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912]. Aliran lumpur lahar setelah letusan gunung Pinatubo di Porac, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912].
Letusan Gunung Pinatubo
Letusan Gunung Pinatubo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Belum Pasok BBM di Meulaboh
PWNU Jatim Siap Adopsi Ratusan Anak Korban Aceh
Mahkamah Agung Belum Data Hakim yang Hilang di Aceh
Pegadaian Perpanjang Batas Waktu Kredit untuk Korban Aceh
Bank Syariah Mandiri Jadi Bank Pertama yang Beroperasi di Aceh
Pemerintah Rancang Lembaga Otonom untuk Rehabilitasi Aceh
BNI Pertimbangkan Hapus Tagih Kredit di Aceh
Tujuh Perwira Polri Tewas Dalam Bencana Aceh
Bulog Operasi Pasar di Blang Pidie, Aceh
Pemerintah Larang Anak Aceh Dibawa Keluar
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Kepres RI No. 73Thn.2003 Tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 9 Tahun 2000 Tentang Gaji Pokok Pimpinan dan Hakim Anggota MA
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data