|
Nasional
Posko Bandara di Batam Buka 24 Jam
Selasa, 04 Januari 2005 | 09:07 WIB
TEMPO Interaktif, Batam: Menteri Dalam Negeri Mohammad Ma?ruf menetapkan bandara Hang Nadim, Batam sebagai tempat transit bagi pesawat kargo bantuan Negara asing untuk korban bencana gempa dan gelombang tsunami di Aceh dan Sumatera Utara mulai Senin (3/1).
Ditetapkannya bandara Hang Nadim sebagai tempat transit itu mengingat bandara lain seperti Polonia Medan dan Soekarno-Hatta di Jakarta telah digunakan melebihi kapasitas dan Batam merupakan tempat terdekat dengan Aceh dan Medan. Selain itu, bandara Hang Nadim dengan panjang landasan 4.000 meter mampu menampung pesawat berbadan lebar seperti jenis Boeing 767, sehingga memperlancar arus angkutan kargo tersebut.
Dwi Joko Wiwoho, Humas Otorita Batam menjelaskan, pesawat asing pertama yang mendarat di Hang Nadim adalah pesawat barang dari Rusia dengan nomor penerbangan ASY 015 AN 124, yang sebelumnya transit di Darwin, Australia, menyusul Moskva dengan nomor penerbangan TS09457. "Posko di bandara buka siang malam guna melayani penerbangan asing itu," kata Joko.
Jean-Piere Tascheren, dari Palang Merah Internasional mengatakan, bantuan negara asing sangat banyak, dan barang seperti pakaian dan makanan kering kini menumpuk dan akan diangkut secepatnya ke Indonesia yang kemudian disalurkan ke korban bencana. Pihaknya memutuskan transit di Batam setelah mendapat persetujuan Pemerintah Indonesia.
Kepala Bandara Hang Nadim Batam,Imam Soelvan mengatakan, bandara hang nadim mampu menampung delapan belas pesawat berbadan lebar jenis Boeing 767.
Rumbadi Dalle
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|