Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Jadwal Penerbangan ke Aceh Kacau
Selasa, 04 Januari 2005 | 09:51 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Jadwal penerbangan maskapai penerbangan Garuda menuju Aceh mengalami kekacauan.

Pesawat Garuda Indonesia yang seharusnya berangkat dari Jakarta menuju Banda Aceh pukul 06.00 WIB pagi dan 07.00 WIB pagi, pertama ditunda menjadi pukul 10.00 WIB. Kemudian, ditunda lagi menjadi pukul 18.15 WIB. Kabar terakhir baru akan berangkat pukul 19.30 WIB.

Menurut petugas check in Bandara Soekarno Hatta, Surjadi, penundaan jadwal penerbangan ini karena ada pesawat cargo tergelincir di Bandara Iskandar Muda, Banda Aceh, hari ini, Selasa (4/1). "Pesawat tidak bisa mendarat, sampai saat ini belum ada pesawat yang mendapat giliran izin," katanya.

Salah seorang penumpang, Shasa, dari Departemen Pendidikan Nasional, mengatakan jadwal penerbangan ke Banda Aceh memang sering kacau dan mengalami penundaan. "Namun biasanya hanya dua atau tiga jam," kata pria yang baru kembali dua hari yang lalu dari Aceh.

Di Bandara Soekarno Hatta, Customer Service Garuda Indonesia dipenuhi para calon penumpang. Sebagian diantaranya, orang asing. Mereka rata-rata menanyakan tentang penundaan penebangan yang sampai berjam-jam itu. Pihak Garuda menjanjikan para calon penumpang untuk mendapat ruang istirahat di hotel yang ada di bandara. (poernomo gontha ridho)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Banjir lahar setelah letusan gunung Pinatubo di kota Bacolor, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912]. Aliran lumpur lahar setelah letusan gunung Pinatubo di Porac, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912].
Letusan Gunung Pinatubo
Letusan Gunung Pinatubo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Yang Penting Kuburkan Mayat
Posko Bandara di Batam Buka 24 Jam
Pengadilan di Aceh Hancur Lebur, Perkara Bisa Dimulai Dari Awal
Pemerintah Belum Pasok BBM di Meulaboh
PWNU Jatim Siap Adopsi Ratusan Anak Korban Aceh
Mahkamah Agung Belum Data Hakim yang Hilang di Aceh
Pegadaian Perpanjang Batas Waktu Kredit untuk Korban Aceh
Bank Syariah Mandiri Jadi Bank Pertama yang Beroperasi di Aceh
Pemerintah Rancang Lembaga Otonom untuk Rehabilitasi Aceh
BNI Pertimbangkan Hapus Tagih Kredit di Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar
Rumah Ryan di Jombang Ramai Dikunjungi Warga
Djoko Suprapto Kembali Diperiksa Polisi

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data