Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Bantuan Menumpuk di Kodim 0504 Jakarta Selatan
Selasa, 04 Januari 2005 | 14:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebagian bantuan bagi korban bencana gempa dan gelombang tsunami di Aceh masih menumpuk di kantor Kodim 0504 Jakarta Selatan sampai hari ini, Selasa (4/1). Ratusan kardus makanan instan dan air mineral tampak memenuhi aula gedung yang terletak di bilangan Jalan Cenderawasih, Jakarta Selatan tersebut.

"Pengiriman sangat bergantung pada kesiapan kapal TNI Angkatan Laut di Tanjung Priok," ujar Mudhakir, staf Bintara Tinggi Intel Kodim 0504 Jakarta Selatan kepada Tempo. Selain ditumpuk di aula menurutnya, sebagian bantuan juga masih memenuhi tiga ruangan berukuran 4X4 meter yang ada di Markas Kodim tersebut. "Lebih terjamin ditumpuk di sini daripada menumpuk di Tanjung Priok," ujarnya lagi.

Menurutnya pula, Kodim mengerahkan satu pleton pasukan dan tiga truk Hino untuk mengirim bantuan ke pelabuhan. "Bila lancar, totalnya enam truk penuh berisi bantuan bisa dikirim setiap hari," ujarnya lagi.

Lebih lanjut ia mengatakan, dalam penyaluran bantuan tersebut Kodim menjalin kerja sama dengan Warga Jaya, relawan yang menjadi mitra Kodim. Sedangkan mengenai banyaknya masyarakat yang menyalurkan bantuan melalui Kodim, menurutnya, selain karena alasan biaya juga didorong oleh alasan keamanan. "Mereka takut kalau terjadi perampasan bantuan seperti yang diberitakannya," ujarnya lagi.

Menurut keterangan dari Mudhakir, sampai hari ini sejumlah bantuan sudah berhasil disalurkan ke Aceh, seperti uang sejumlah Rp 19.278.000, beras 16 karung @ 50 kilogram, biskuit 88 dus, mie instan 92 dus dan air mineral 62 dus. Disamping itu terdapat juga pakaian sejumlah 365 karung, 536 dus perlengkapan tidur, 26 dus pembalut wanita, 18 dus sepatu, 15 kaleng alat mandi. "Seluruh bantuan itu langsung diserahkan pada posko-posko TNI yang tersebar di Aceh," ujarnya lagi.

Rinaldi Dorasman

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Banjir lahar setelah letusan gunung Pinatubo di kota Bacolor, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912]. Aliran lumpur lahar setelah letusan gunung Pinatubo di Porac, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912].
Letusan Gunung Pinatubo
Letusan Gunung Pinatubo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

2.764 Polisi Amankan KTT di Jakarta
KLH Gerakan Posko Rehabilitasi Aceh
Hidup di Aceh Terbolak Balik
Israel Berniat Bantu Korban Bencana di Aceh
Tujuh Helikopter Dikirim ke Pantai Barat Aceh
Bupati Perintahkan Data Posko Bantuan di Tangerang
MMI Kirimkan Relawan Gelombang Ketiga
Jadwal Penerbangan ke Aceh Kacau
Korban Mencapai 150.000 Jiwa
Posko Bandara di Batam Buka 24 Jam
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Paranoid dan Irasional
619 Pasien Dioperasi Gratis
Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data