|
Nasional
100 Orang Narapidana Aceh Melapor Kembali
Selasa, 04 Januari 2005 | 19:09 WIB
TEMPO Interaktif, Mataram:Dari 20 lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan), 4 di antaranya, di Banda Aceh, Sigli, Meulaboh, dan Lhok Nga hancur karena bencana gempa bumi dan gelombang tsunami. Kepala Lapas Banda Aceh Supriyanto dan stafnya Alif Budiman ikut tewas, sewaktu menyelamatkan penghuni di blok bagian belakang, di tempat kerjanya.
Selin kedua orang itu, diperkirakan sekitar 300 orang pegawai lapas dan rutan yang belum diketahui keberadaannya. Lalu, hampir 700 orang narapidana juga hilang. Namun, ada sekitar 100 orang narapidana yang melapor kembali.
''Mereka yang datang melapor ke lapas tidak disebut melarikan diri, tapi menyelamatkan diri,'' ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan Hukum dan HAM Departemen Hukum dan HAM Mardjaman hari ini, Selasa (4/1) di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Pihaknya sedang mencari rumusan untuk mengurangi hukuman bagi narapidana yang jujur itu.
Supriyantho Khafid
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|