|
Nasional
Anak Aceh Korban Tsunami di RSAB Harapan Kita Jakarta, Satu Mati
Selasa, 04 Januari 2005 | 20:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Dari sepuluh orang korban gempa dan tsunami Aceh yang dirawat di Rumah Sakit Anak dan Bersalin (RSAB) Harapan Kita Jakarta Barat, tinggal lima orang yang masih dirawat. Empat orang ; Margaretha Juliman, Cut Ena, Rusnidar, dan Cut Rahimah sudah sehat dan boleh pulang.
Tiga anak ; Mariana Juliman, Cut Adam Farhan, dan Cut Fabian, masih dirawat di Ruang Kenanga dan Tanjung. Dua anak, Desy Chaerani dan Maharani Aulina masih di Ruang Intensive Care Unit (ICU). "Rahmat Suhada, 1 tahun 5 bulan, yang dirawat sejak 3 Januari 2005, meninggal kemarin (4/1) pukul 15.15 WIB,"kata dr. Eva Jumpa, koordinator layanan korban tsunami Aceh RSAB Harapan Kita kepada wartawan saat konferensi pers, Selasa (4/1).
Rahmat Suhada meninggal karena radang paru-paru yang hebat. "Sewaktu tenggelam, cairan masuk ke paru-parunya. Sewaktu difoto, paru-parunya sudah berwarna putih," kata Eva. Rahmat dikebumikan di TPU Menteng Pulo Jakarta Pusat hari ini. Jenazah diberangkatkan dari RSAB Harapan Kita sekitar pukul 12.45 WIB. Menurut dr. Julian Witjaksono, yang mendampingi dr. Eva saat konferensi pers, masyarakat telah menumbang Rp 5 juta untuk Rahmat. Biaya penguburan dan transportasi juga ditanggung oleh pihak rumah sakit.
Fanny Febiana
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|